Liga 3 El Tari Memorial Cup Lembata

Tersingkir di Liga 3 El Tari Memorial Cup 2022, Askab PSSI Matim Mengadu ke Asprov NTT

Askab PSSI Manggarai Timur mengadu ke Asprov PSSI NTT menyusul kericuhan dalam pertandingan terakhir Grup A Liga 3 El Tari Memorial Cup 2022.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/ROBERT ROPO
Tim Persematim Manggarai Timur berlaga dalam turnamen Liga 3 El Tari Memorial Cup 2022 di Lewoleba, Lembata. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG-Kericuhan pertandingan Perseftim Flores Timur melawan Persematim Manggarai Timur di Grup A Liga 3 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXI 2022 di Stadion Gelora 99 Lewoleba Lembata, Rabu sore 14 September 2022 berbuntut panjang. Asosiasi Sepakbola Kabupaten (Askab PSSI) Manggarai Timur (Matim) mengadu berbagai kejadian yang merugikan timnya ke Asprov PSSI NTT.

Pengaduan itu tertuang dalam surat tanggal 15 September 2022 kepada Ketua Asprov NTT, dan tembusan kepada panitia penyelenggara El Tari Memorial Cup XXXI Lembata dan perserta kualifikasi Liga 3 Zona NTT.

Surat ditandatangani Sekjen Askab PSSI Matim, Agustinus B Hasan, ST diterima TribunFlores.com, Jumat 16 September 2022 itu. Askab PSSI Matim membeberkan catatan terkait dalam pertandingan tersebut. 

Pertama, pada menit ke-40, terjadi lemparan ke bench Persematim, sehingga seluruh oficial dan pemain cadangan meninggalkan bench mencari perlindungan ke meja pengawas pertandingan. Namun  beberapa penonton melakukan teror, sehingga penonton tersebut digiring keluar olah petugas keamanan.

Baca juga: Top Skor Sementara El Tari Memorial 2022 Yoris dan Cahya Dwi Permana Teratas

Kemudian pada menit ke-86, penjaga gawang Persematim dipukul salah satu pemain Perseftim nomor punggung 100. Penonton area belakang penjaga gawang memasuki lapangan  juga melakukan pemukulan. Penjaga gawang sempat dirawat di luar lapangan dan official Persematim tetap paksakan kembali ke lapangan k melanjutkan pertandingan.

Namun wasit Paulus Bekak hanya memberikan hukuman kartu kuning. Kenyataan itu bertentangan dengan law off the game.

Kedua, Persematim Manggarai Timur meminta Asprov PSSI NTT selaku regulator memperhatikan kembali hal-hal tersebut untuk memperbaiki kemajuan sepakbola di NTT, yakni keamanan.

Askab PSSI Matim mengharapkan harus terus dibenahi, bukan saja dievaluasi, tetapi juga perlu diberikan sanksi  tegas apabila tidak mampu menjalankan law off the game.

Baca juga: Persematim Tersisih di El Tari Memorial Cup Lembata 2022, Ini Kata Ketua Askab PSSI Manggarai Timur

Selain itu,Askab  PSSI Matim  menyarankan dilakukan penyegaran wasit sebelum pagelaran El Tari dengan seleksi terhada  berbagai aspek seperti kesiapan fisik dan pemahaman aturan. Hal  yang mutlak dilakukan regenasi wasit mengingat kinerja perangkat pertandingan yang terus mendapat sorotan sebagai akibat kemampuan fisik yang tidak siap.

Namun kejadian  tersebut belum dilaporan kepada komite disiplin,sehingga tidak dapat memberikan sanksi terhadap pelanggaran.

Pertandingan  penyisihan Grup A Liga 3 El Tari Memorial Cup XXXI antara Perseftim vs Persematim berakhir 2-1. Hasil itu memaksa Persematim pulang lebih  awal. Perseftim menempati peringkat kedua  Grup  A  mendampingi Persami Maumere  ke fase  pertandingan lanjutan.

Berita Manggarai Timur lainnya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved