Berita Ngada

Bayi 10 Bulan Ikuti Wolobobo Ngada Festival Tawarkan Sport Tourism Berbasis Alam dan Budaya

Beragam atraksi budaya dan alam disajikan dalam Wolobobo Ngada Festival.Salah satu yang menarik yakni Wolobobo Culture Camp diikuti 300 peserta.

Editor: Egy Moa
DOK. BPOLBF
Para peserta berjalan menyusuri area bukit Wolobobo dalam segmen mountain walk pada Wolobobo Ngada Festival 2022, di Kabupaten Ngada, Pulau Flores.  

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Patrianus Meo Djawa

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA- Atraksi wisata baru ditawarkan Wolobobo Ngada Festival 2022, Jumat 16 September 2022.

Satu yang menarik yakni Wolobobo Culture Camp,yakni perkemahan yang dilaksanakan pada hari pertama festival di Punggung Kawah 1 Wolobobo diisi dengan Wolobobo Mountain Walk yang diikuti lebih dari 300 peserta  dibuka Bupati Ngada, Andreas Paru, S.H., M.H.

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, Shana Fatina bergabung dalam rombongan Wolobobo Mountain Walk.  Ditemani suami, Shana membawa bayinya berusia 10 bulan.

Tidak hanya membuka kegiatan, Andreas juga turut memimpin kegiatan mountain walk  menyusuri bukit, lembah, dan hutan sejauh 10 Km. Segmen  kegiatan ini memberi tantangan kepada peserta dalam perjalanan, namun  disuguhi oleh atraksi budaya dan kuliner di rest area dan tentu saja pemandangan Gunung Inerie, hutan bambu dan perkebunan kopi.

Baca juga: El Tari Memorial Cup 2022, Pelatih PSN Ngada Menitikkan Air Mata, Evan Wejo Cedera Serius

Andreas mengajak  semua peserta untuk menikmati suguhan alam, budaya, dan berbagai pangan lokal selama perjalanan menuju garis finish di Desa Langa Gedha, salah satu kampung tradisional di Kecamatan Bajawa.

"Dalam perjalanan ini kita juga bisa berkomunikasi dengan masyarakat setempat. Ada tenun, ada kopi, dan ada pangan lokal," ujar Andreas.

Tak lupa Andreas juga mengajak peserta festival Wolobobo untuk memanfaatkan momentum festival untuk mempromosikan potensi pariwisata Wolobobo dan berbelanja.

Kepada TRIBUNFLORES.COM, Shana Fatina mengatakan momentum Wolobobo Mountain Walk harus dijadikan acuan bagi para traveler bila sedang berada di Pulau Flores. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Ngada.

Baca juga: Kandaskan Persada SBD, PSN Ngada Pastikan Lolos Babak 16 Besar El Tari Memorial Cup 2022

"Wolobobo Ngada Festival ini akan juga menjadi acuan bagi teman-teman yg mau mengeksplor Flores, salah satunya bahwa dia bisa menjelajahi Ngada dalam sebuah festival, activity sport tourismnya, culture walknya, mountain walknya dan juga produk unggulan Ngada seperti kopi, tenun dan bambu," ujar Shana.

Wolobobo Mountain Walk melibatkan kolaborasi 3 komunitas lokal setempat, yaitu Langa Tracking Community atau LTC, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)  dan Jagatnata bentukan Kodim 1625 Ngada. Mereka berperan sebagai pemandu yang membawa para peserta melewati 3 titik persinggahan

Titik pertama dimulai di Bukit Wolobobo, dimana para peserta menyusuri tiga kawah yang berada di kawasan Wolobobo yakni Kawah Su’a, Kawah Wae Rua, Kawah Ana Siu/Piri.

Selain itu, peserta juga dibawa menyusuri hutan eucalyptus, hutan kopi Arabika dan kebun jahe, hutan bambu, dan perkampungan tradisional, yaitu Kampung Bomari, Kampung Bomuzi, dan berakhir di Kampung Langa Gedha yang merupakan titik final Mountain Walk dimana penyerahan medali kepada pemenang diberikan.

Baca juga: Gol Perdana Octha Pone di El Tari Memorial Cup 2022, PSN Ngada Aman di Puncak Grup F

Penyelenggara acara menempatkan kendaraan ambulans dan kendaraan pendukung kegiatan selama kegiatan Mountain Walk berlangsung.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, penyelenggara juga menempati sejumlah petugas medis yang berjaga-jaga bila ada para peserta yang mengalami gangguan kesehatan atau tidak mampu meneruskan aktivitas perjalanannya karena jatuh atau kelelahan.

Berbagai suguhan atraksi budaya seperti edukasi alam selama perjalanan, atraksi tenun, pengolahan kopi arabika, Tarian Ja'i, dan beberapa permainan tradisional lainnya seperti Juru / Mae Watu (permainan batu), dan Wela Maka (permainan lempar gasing) disajikan.

Perjalanan sejauh 10 KM yang dimulai pukul 6 pagi hingga 1 siang tersebut juga menjadi lebih menarik karena ada atraksi pacuan kuda Bajawa yang dipawangi anak-anak muda Wolobobo.

Berita Ngada lainnya

 
 
 
 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved