Injil Katolik Hari Ini

Bacaan Injil Katolik Minggu 18 September 2022 Minggu Biasa XXV Lengkap Mazmur Tanggapan & Renungan

Bacaan-bacaan suci hari ini Minggu 18 September 2022 Minggu Biasa XXV lengkap dengan renungan Katolik singkat.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/MARIA MANGKUNG
GEREJA - Tampak depan Gereja Stasi Santo Stefanus Martir di Maumere, Kabupaten Sikka, Minggu 18 September 2022. 

"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?

Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?

Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Katolik singkat Minggu 18 September 2022 diambil dari eKatolik.

Bohong diikuti kebohongan berikutnya.

Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar, Luk. 16:10

Hapir setiap orang pernah berbohong. Saya pun tidak luput dari dosa tersebut. Bahkan anak-anak yang diajari untuk tidak berbohong, sering kali melalukan tindakan itu supaya tidak dimarahi atau agar permintaannya dituruti oleh orangtuanya.

Ketika berbohong biasanya akan timbul kecurigaan dan prasangka dari orang yang telah dibohongi. Dan pada saat itu, apabila, seeingkali seseorang menggagas kebohongan lain untuk menutupi kebohongan yang pertama yang terkadang bisa jadi lebih besar dan mungkin melibatkan lebih banyak pihak.

Bohong yang diikuti kebohongan berikutnya akan seperti fenomena bola salju yang menggulung menjadi bola semakin besar sehingga pada suatu saat akan menimbulkan kerusakan yang semakin besar, jika tidak dihentikan.

Dalam perikop hari ini kita diingatkan untuk menghentikan kebiasaan yang tidak baik, salah satunya kebohongan.

Dengan cara mencoba untuk setia dalam perkara-perkara kecil. Melakukan tugas-tugas kita dengan benar dan jujur, maka kepercayaan itu akan ada, niscaya akan ada perkara besar nantinya yang akan dipwrcayakan kepada kita.

Jadi stop berbohong, akui, hadapi, dan berani terima konsekuensinya untuk masa depan yang lebih baik. (MD).

Bapa bantu kami untuk dapat terus setia dari sesuatu yang kecil.

Marilah kita hidup berlandaskan kejujuran dan kesetian.

Demikian bacaan Injil Minggu 18 September 2022 Minggu Biasa XXV dan renungan Katolik singkat.

Bacaan Injil lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved