Berita Sikka

Penghargaan untuk Baba Akong,PT Pelindo Kucurkan Rp 50 Juta Pelestarian Mangrove

Pelestarian hutan mangrove diprakarsai penanamannya pada 1993 oleh almahrum Viktor Emanuel Hayon,akrab disapa Baba Akong terus mendapat apresiasi.

Penulis: Egy Moa | Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/EGY MO'A
General Manajer PT Pelindo Maumere, Erry Adriyanto (topi), Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, dan Mama Akong dalam penanaman mangrove di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda,Rabu 21 September 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Pelestarian hutan mangrove yang diprakarsai penanamannya sejak 1993 oleh almahrum Viktor Emanuel Hayon, akrab disapa Baba Akong terus mendapat apresiasi.

Ribuan tanaman mangrove tumbuh subur pada lahan seluas  60 Ha di pesisir pantai utara Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda 31 Km arah utara Kota Maumere, Pulau Flores.

Terus mendukung pelestarian hutan mangrove ini, PT Pelindo mengucurkan bantuan Rp 50 juta melalui dana tanggungjawab sosial (CSR) untuk penanaman seluas empat hektar, selain satu hektar yang dikelola Kelompok Poma Laut di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok.   

“Alokasi yang besar ini menghargai jasa Baba Akong. Ketika memulai penanaman pada 1993, dia ditertawakan orang sekitar karena dianggap gila,”ucap General Manajer PT Pelindo Cabang Maumere, Erry Adriyanto, Rabu 21 September di Reroroja pada seremoni puncak penanaman mangrove.

Baca juga: Stefania Tertidur Pulas Tak Sadar Cucunya Buang Bayi di Kali Mati Nangameting Sikka

Kehadiran perusahaan milik pemerintah diharapkan Erry terus-menerus memberi dampak kepada negeri terutama kepada warga setempat, lokasi perusahaan berada.

Kepala UPT KPH Wilayah Kabupaten Sikka, Herry Siswadi, mengatakan penanaman mangrov dilakukan dengan padat karya melibatkan anggota kelompok tani yang dibentuk pada saat menerima dana PEN Covid-19 dari pemerintah pusat. Pelibata kelompok masyarakat menanam tak hanya menerima upah kerja, tapi  juga punya rasa memiliki tanaman, merawat dan memeliharanya.

Herry mengatakan, pada bulan Juli 2022 telah dilakukan penanaman seluas 1 Ha bersama Lanal Maumere memperingati Hari Mangrov Sedunia. Kehadiran hutan mangrove  dikatakan Herry, bermanfaa untuk mengatasi abrasi, wisata dan penelitian.

“Terima kasih untuk Pelindo yang mau peduli dengan pelestarian lingkungan,” ujar Herry.

Baca juga: Dimulai Bulan Oktober 2022, BPS Sikka Lakukan Registrasi Sosial Ekonomi

Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga baru pertama kali mengunjungi hutan mangrove kagum  menyaksikan taman  mangrove dan memuji kegigihan Baba Akong memulai  penanaman tahun 1993.

“Saya dengar  cerita Mama Akong, dulu ketika Baba Akong memulai tanam mangrov dia diolok-olok. Kegigihannya menghasilkan hutan mangrove,” kata Romanus.

Kata Romanus, Baba Akong telah mewariskan pelajaran yang bagus buat kita semua. Tugas kita melestarikan hutan mangrov ini,”ajak Romanus.

Seremoni penanaman dihadiri Danlanal Maumere, Kapolres Sikka, Dandim Sikka, Kepala Dinas Sosial Sikka, kepala dinas lingkungan hidup, Camat Magepanda, Kepala Desa Reroroja, kelompok tani dan mahasiswa. *

Berita Sikka lainnya

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved