El Tari Memorial Cup 2022
El Tari Memorial Cup 2022, Pendukung Perseftim Obrak-Abrik Stadion Gelora 99 Lembata
Pertandingan perempatfinal Liga 3 El Tari Memorial Cup 2022,Jumat pagi dihentikan karena ulah pendukung Perseftim mengamuk merusak fasilitas stadion.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/RUSAK-FASILITAS-PERTANDINGAN.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, RICKO WAWO
TRIBUNFLORES.COM,LEWOLEBA-Kejadian tak terpuji dilakukan suporter Perseftim Flores Timur melawan Perse Ende dalam laga Perempat Final Kualifikasi Liga 3 El Tari Memorial Cup di Stadion Gelora 99, Jumat, 23 September 2022.
Pertandingan tidak dIselesaikan karena kericuhan saat Perse Ende unggul sementara 1-0. Ketika pertandingan tak kurang dari 10 menit akan berakhir, ratusan suporter yang berada di tribun melempar batu dan botol minuman kemasan kedalam lapangan. Lemparan batu juga mengarah ke bench pemain Perse Ende dan meja inspektur pertandingan.
Pertandingan dihentikan karena ofisial dan perangkat pertandingan menyelamatkan diri menghindari keributan.
Pihak aparat keamanan dari TNI, Polres Lembata dan Satpol PP Lembata berupaya menenangkan situasi. Akan tetapi, kondisinya makin tak terkendali.
Baca juga: Kondisi Terkini di Lembata, Mulai Kondusif Pasca Ricuh Perse Ende vs Perseftim El Tari Memorial Cup
Ratusan suporter yang berada di tribun memasuki lapangan dan berlaku anarkis. Mereka merusak fasilitas yang ada di dalam lapangan. Pagar lapangan juga dihancurkan, kursi, meja inspektur pertandingan dan bench pemain ikut dihancurkan.
Tak hanya itu saja, beberapa suporter juga mengejar ofisial dan pelatih Perseftim Flores Timur. Mereka menyatakan kecewa karena penampilan Perseftim tidak sesuai yang mereka harapkan.
Situasi berlangsung hampir sejam. Para pemain Perse Ende dan Perseftim berada di tengah lapangan dikelilingi penjagaan ketat aparat keamanan. Satu mobil water canon milik Polres Lembata juga disiapkan untuk membubarkan massa yang makin beringas.
Pertandingan tak bisa dilanjutkan lagi karena fasilitas lapangan sudah hancur. Panitia, aparat pertandingan dan para pemain hanya bisa menatap kehancuran akibat ulah anarkis suporter tersebut.
Baca juga: Hasil Perempat Final El Tari Memorial Cup Perse Ende vs Perseftim Flores Timur Terhenti Akibat Ricuh
Kapolres Lembata, AKBP Dwi Handono Prasanto dan Ketua DPRD Lembata datang ke Stadion Gelora 99 yang sudah hancur. Situasi mulai pulih saat massa mulai tinggalkan Stadion Gelora 99.
Ketua DPRD Lembata Petrus Gero menyayangkan aksi anarkis suporter Perseftim tersebut.
"Ini soal kematangan dan kedewasaan untuk terima hasil pertandingan. Ini sangat kita sayangkan karena barang barang jadi rusak," kata Petrus Gero ditemui di lokasi kejadian.
Dia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kericuhan ini.
"Kita minta Pak Kapolres untuk tambah pengawalan," katanya.