Berita NTT

Pemerintah Berikan NIB Gratis untuk Tingkatkan Jumlah UMKM

Pemerintah terus meningkatkan kuantitas para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan memberikan kemudahan dalam berusaha.

Editor: Egy Moa
ISTIMEWA
SOSIALISASI -Sosialisasi Undang-undang Cipta Kerja, dalam diskusi secara online yang digelar FMB9, Senin 26 September 2022. 

 
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Apolonia Matilde Dhiu

TRIBUNFLORES.COM-Pemerintah terus meningkatkan kuantitas para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan memberikan kemudahan dalam berusaha. Salah satunya dengan memberikan NIB (Nomor Induk Berusaha) secara gratis kepada siapa pun yang ingin berwirausaha.

Hal itu  disampaikan oleh Arif Budimanta, Sekretaris Satgas Percepatan Sosialisasi Undang-undang Cipta Kerja, dalam diskusi secara online yang digelar FMB9, Senin, 26 September 2022.

Arif mengatakan, salah satu amanat dari UU Cipta Kerja adalah memberikan kemudahan terhadap UMKM.

"Komitmen itu ditunjukkan dengan adanya klaster khusus dalam UU Cipta Kerja yang membahas mengenai UMKM. Di situ dibahas tentang kemudahan berusaha, dalam hal kemudahan mendapatkan ijin, pemberdayaan dan perlindungan," kata Arif.

Baca juga: Wisata Flores, Menikmati Keindahan Pulau Kanawa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores NTT

Arif melanjutkan, saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi agar peningkatkan pelaku UMKM yang memilik NIB mencapai target yang diinginkan pemerintah. Disampaikan Arif, total NIB per tanggal  25 September 2022  sekitar 2 juta NIB.

Dari total 2 juta NIB itu, 41, 6 persen merupakan usaha mikro kecil perseorangan yang usianya rata-rata kurang dari 40 tahun.

"Mereka adalah golongan usia produktif, secara usia juga muda. Ini menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan terus tumbuh dan itu difasilitasi dengan adanya UU Cipta Kerja," ungkapnya.

Menurutnya, dari sisi sosialisasi pencapaian itu sangat baik. "Namun ada yang terus kita kejar saat ini karena memang target dari presiden 100 ribu sehari NIB. Ini sebuah langkah extra ordinary. Jadi mungkin perlu support juga dari teman-teman HIPMI, dari UKM Center untuk memasifkan sosialisasi untuk mendapatkan NIB yang risiko rendah tidak susah," ujarnya.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp 258 Miliar untuk Mengalirkan Listrik 97 Desa Terpencil di NTT

Untuk mendapatkan NIB, lanjut dia, sangat mudah karena semuanya berbasis aplikasi sistem di komputer.

"Kemudian terkait perijinan lanjutan seperti sertifikasi halal secara UU di Pasal 48 (UU Cipta Kerja)  jelas bahwa sertifikasi produk halal bagi produk-produk makanan tertentu khusus untuk UMKM dijamin gratis. Kepastian jangka waktu juga ditetapkan misalnya 30 hari harus keluar sertifikasinya," imbuhnya.

Namun Arif tidak menampik adanya problem di lapangan yang saat ini terus dibenahi.

"Teman-teman di kementerian dan lembaga, baik itu yang terkait dengan integrasi sistem karena selama ini kita bekerja dalam sistem yang berbeda dengan yang ada di Online Single Submission (OSS). Maka kemudian integrasi sistem harus terjadi," pungkasnya.

Baca juga: Kenakan Pakaian Motif NTT, Pangdam Kasuari Hadiri Syukuran ke-7 Rumah Besar Flobamora Papua Barat

Karena itu, lanjutnya Arif, pihaknya membutuhkan dukungan dari semua lapisan masyarakat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved