El Tari Memorial Cup Lembata

Perse Ende Rekrut Pemain dari Jawa Bukan Sekedar Cari Kemenangan di El Tari Memorial Cup

Manajer Perse Ende membeberkan alasan merekrut pemain dari Pulau Jawa bukan sekadar mencari kemenangan dalam El Tari Memorial Cup XXXI tahun 2022.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/RICKO WAWO
Tim Perse Ende bertanding di Liga 3 El Tari Memorial Cup XXXI 2022 di Lembata. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, RICKO WAWO

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Manajer Perse Ende, Yulius Cesar Nonga mengungkap Perse Ende merekrut pemain dari Pulau Jawa untuk membela Perse Ende dalam El Tari Memorial Cup XXXI 2022 di Lembata.  Salah satunya, Cahya Dwi Permana striker yang pernah memperkuat  PS Banyuasin.

Kontribusi Cahya Dwi Permana bagi Perse Ende dalam El Tari Memorial Cup cukup signifikan. Pemilik jersey nomor 9 Perse Ende sudah mempersembahkan empat gol untuk Perse Ende.

Dua dari empat gol Cahya, adalah gol krusial, yakni ketika melawan PSKK Kota Kupang di laga perdana Perse Ende babak penyisihan grup E dan di laga semi final melawan Persim Manggarai.

PSKK Kota Kupang yang lebih dulu unggul 1 - 0 atas Perse Ende, akhirnya harus puas dengan hasil imbang setelah Cahya menggetarkan gawang PSKK Kota Kupang.

Baca juga: Liga 3 El Tari Memorial Cup: Menanti Persebata atau Perse Angkat Trophy

Selanjutnya di laga semi final, Cahya mencetak satu dan gol itu menjadi gol penentu yang menghantarkan Perse Ende ke semi final El Tari Memorial Cup.

Sementara dua gol lainnya, dicetak Cahya kala Perse Ende bersua PSK Kabupaten Kupang. Dalam laga itu Perse Ende menang telak 4 -0.

Yulius menguraikan, Perse Ende memang menghadirkan pemain dari Jawa untuk membela Perse Ende di gelaran El Tari Memorial Cup. Pemain dari Jawa direkrut bukan pertama - tama agar Perse Ende menang atau juara, tetapi demi proses belajar dalam banyak aspek soal sepak bola.

"Kita punya skema jangka panjang bahwa ada hal - hal tertentu yang memang belum sempurna atau belum banyak dimiliki oleh pemain lokal kita dan itu adanya di pemain dari Jawa yang kita lihat," kata Yulius, Selasa 27 September 2022.

Baca juga: El Tari Memorial Cup, Laga Lembata vs Rote Ndao, Panggung Pemain Jebolan SKO Flobamorata Kupang

Dia menguraikan, ada dua aspek penting yang kurang dimiliki pemain lokal yakni soal kedisiplinan dan motivasi untuk menjadi pemain sepak bola profesional. Menurutnya, pemain - pemain lokal cendrung lemah dalam mempertahankan performa karena faktor kurang disiplin.

"Jadi kita hadirkan pemain luar untuk bisa dicontoh, ditiru terutama untuk junior," ungkapnya.

Dia menyebut, atmosfer sepak bola di Ende berkembang cukup bagus. Hal itu ditandai dengan banyaknya turnamen yang digelar. Bahkan, kata Julius, klub dari kabupaten lain ikut berpartisipasi dalam turnamen di Ende.

Momentum seperti ini, kata Yulius menjadi wadah dan ruang yang bagus untuk bibit muda Perse Ende. Yulius menjelaskan, upaya Perse Ende membentuk karakter pemain dengan cara kolaborasi dengan para pemain dari Jawa menunjukkan hasil positif. Hal itu dapat dilihat dari tren pencapaian Perse Ende di El Tari Memorial Cup dan turnamen lainnya dalam rentang waktu 10 tahun terakhir ini.

Baca juga: El Tari Memorial Cup, Tukar Topi Tii Langga dan Kain Lembata, Simbol Tuan Rumah vs Calon Tuan Rumah

Tren positif itu juga, diikuti dengan bertumbuhnya suporter Perse Ende yang semakin kreatif dalam memberikan dukungan kepada Perse Ende. Tidak hanya kreatif, suporter Perse Ende juga mampu mengontrol diri untuk tidak melakukan hal - hal di luar batas kewajaran.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved