Berita Flores Timur

Tingkatkan Kedisiplinan Pegawai, Karutan Larantuka  Ikuti Supervisi dan Pembinaan Disiplin Pegawai

Ia menyampaikan, untuk lebih mengefektifkan peraturan yang dikeluarkan dalam rangka menegakkan disiplin, perlu adanya aturan tentang disiplin pegawai.

Editor: Nofri Fuka
TRIBUNFLORES.COM/HO - HUMAS RUTAN LARANTUKA
IKUT KEGIATAN - Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Larantuka, Solichin, bersama para Kepala Subseksi (Kasubsi) mengikuti kegiatan Supervisi dan pembinaan disiplin Pegawai yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 28 September 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA - Dalam rangka Meningkatkan kedisiplinan pegawai, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Larantuka, Solichin, bersama para Kepala Subseksi (Kasubsi) mengikuti kegiatan Supervisi dan Pembinaan Disiplin Pegawai yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 28 September 2022.

Kegiatan tersebut sejatinya, menjadi bekal bagi Karutan Larantuka bersama kepala subseksi dalam meningkatkan sikap disiplin para pegawainya.

Kegiatan berpusat di Kanwil Kemenkumham NTT, dihadiri langsung oleh Tim dari Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal  Kemenkumham RI sebagai Narasumber dan diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di NTT secara virtual.

Membuka Kegiatan Supervisi, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone  dalam sambutan mengatakan, disiplin kerja merupakan hal yang harus ditanamkan dalam diri tiap pegawai.

Baca juga: Petugas Rutan Gagalkan Upaya Penyelundupan Miras Masuk Rutan Larantuka di Flores Timur

 

“Sebagai abdi negara kita perlu tahu dan mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku. Bukan cuma bekerja dengan hati namun perlu juga di pedomani peraturan untuk memberikan bimbingan bagi kita untuk menciptakan tata tertib yang baik dalam berorganisasi”, ungkapnya.

Ia menyampaikan, untuk lebih mengefektifkan peraturan yang dikeluarkan dalam rangka menegakkan disiplin, perlu adanya aturan tentang disiplin pegawai.

“Perlu diperhatikan disini bahwa disiplin juga berkaitan erat dengan sanksi yang perlu dijatuhkan kepada pihak yang melanggar, karena itu pedomanilah prinsip-prinsip disiplin yang mencakup beberapa unsur yakni ketaatan, kesetiaan, dan kesungguhan dalam menjalankan tugas dan kesanggupan berkorban. Kita harus mengorbankan kepentingan pribadi dan golongan untuk kepentingan negara dan masyarakat”, kata Kakanwil Marciana.

Senada dengan hal yang disampaikan Kepala Kantor Wilayah Analis Kepegawaian Muda, Dodi Prihandono mengatakan bahwa kadar profesionalisme seorang ASN harus terus dibina sehingga dapat mencegah juga meminimalisir permasalahan kedisiplinan yang tentunya sampai sekarang masih menjadi perbincangan dalam sebuah institusi.

Baca juga: Rutan Larantuka Serahkan Hadiah Bagi Pemenang Lomba Tradisional Peringati HUT ke 77 RI dan HDKD

Pantauan Tribunflores.com, kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan lancar hingga selesai.
Sebagai informasi, kegiatan supervisi adalah kegiatan pembinaan yang dilakukan seorang profesional untuk membantu guru dan tenaga pendidikan lainnya dalam memperbaiki bahan, metode dan evaluasi pengajaran dengan melakukan stimulasi, koordinasi dan bimbingan secara kontinue agar guru menjadi lebih profesional dalam menjalankan tugasnya.
Sedangkan pembinaan disiplin pegawai dalam konteks ini seperti yang disebutkan oleh Kanwil Marciana di atas bahwa berkaitan disiplin kerja yang merupakan hal yang harus ditanamkan dalam diri tiap pegawai.
Berita Flores Timur Lainnya
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved