Berita Manggarai Timur

Jalan Watu Cie-Deno Manggarai Timur Rusak Berat

Ruas jalan kabupaten dari Watu Cie tujuan Deno di Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur kini makin rusak parah menyulitkan akses. 

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/ROBERT ROPO
Kondisi jalan Watu Cie-Deno yang telah rusak, Kamis 29 September 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM,BORONG-Ruas jalan kabupaten  Watu Cie tujuan Deno, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur kini makin rusak parah. 

Pantauan TRIBUNFLORES.COM, Kamis 29 September 2022, terlihat dari pertigaan Watu Cie, Kelurahan Nggalak Leleng hingga sampai di Kampung Lamba terlihat jalannya cukup mulus baru dibangun aspal hotmix yang masih baru. Jarak badan jalan yang bagus ini sekitar 4-5 Kilometer. 

Namun dari Kampung Lamba, Kampung Nul dan selanjutnya sampai di Kampung Deno ketemu pertigaan jalan Colol-Benteng Jawa itu nampak rusak berat. Badan jalan berlubang-lubang, sebagian besar aspal sudah terkelupas. Hanya beralaskan bebatuan besar, tanah berlumpur, dan kerikil serta pasir berserakan di atas badan jalan. 

Topografi jalan itu pun berliku-liku, menurun dan mendaki menyisiri kembali dan lereng berbukitan. Kondisi kerusakan jalan ini terlihat kendaraan yang melintas di atas badan jalan itu, baik sepeda motor atau pun mobil penuh ekstra hati-hati.

Baca juga: Dua Murid SD Tenggelam di Wae Pelas Manggarai Timur

Terlihat juga dari Kampung Lamba hingga sampai di Kampung Nul, Desa Poco Lia, sedang ada pekerjaan pelebaran, penggalian drainase, dan pembangunan sejumlah deker. Terlihat materiap bangunan berupa batu dan pasir terlihat tertumpuk di sejumlah titik. 

Harianto salah satu pengguna jalan kepada TRIBUNFLORES.COM, meminta kepada pemerintah daerah agar memperbaiki kerusakan jalan itu. 

"Ini jalan sangat strategis menuju di sejumlah wilayah desa di Kecamatan Lamba Leda Selatan dan juga menghubungkan wilayah lainya di Kecamatan Lamba Leda dan Lamba Leda Utara. Apalagi jalan ini juga merupakan jalan strategis untuk mengangkut hasil komoditi masyarakat berupa kopi dan cengkeh serta tanaman hortikultura lainya,"ujar Harianto. 

Meski demikian, Harianto juga menyampaikan terimakasih kepada Pemda Manggarai Timur yang sudah mulai memperbaiki jalan itu dengan hotmix meskipun secara bertahap.

Baca juga: Cerita Maya Siswi SDK Rana Loba Borong Juara 1 Lomba Tutur Kitab Suci di Manggarai Timur

"Kita menyampaikan terimakasih kepada Pemda melalui bapak Bupati karena sudah mulai memperbaiki jalan ini meskipun bertahap. Tahun ini saya dengar ada pekerjaan lanjutan dari kampung Lamba," Ujar Harianto. 

Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Damu Damianus, kepada TRIBUNFLORES.COM, menjelaskan, pada tahun anggaran 2022 ini Pemerintah Daerah melanjutkan pekerjaan dan saat ini sedang dalam pengerjaan oleh kontraktor pemenang tender. 

"Pekerjaan lanjutan untuk tahun anggaran 2022. Sedang dalam pengerjaan oleh kontraktor pemenang tender,"Ujarnya.

Damu juga mengatakan, kondisi ruas jalan tersebut memang saat ini dalam keadaan rusak berat pada segmen yang belum dikerjakan. Karena itu diharapkan pada tahun anggaran selanjutnya tetap dialokasi untuk perbaikan jalan itu, baik dari dana DAK maupun DAU sehingga bisa tuntas satu ruas dari Watu Cie hingga Deno. 

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur belum berhasil dikonfirmasi Terkait kerusakan ini. TRIBUNFLORES.COM akan terus berusaha untuk melakukan konfirmasi. 

Berita Manggarai Timur lainnya
 

 
 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved