Berita Sikka

Tradisi Katolik di Flores, Umat Stasi Nangarasong Perarakan Patung Bunda Maria Bulan Mei dan Oktober

Perarakan patung Bunda Maria dilakukan setiap bulan Mei dan bulan Oktober sebagai bentuk penghormatan kepada Bunda Maria.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / MARIA MANGKUNG
PERARAKAN PATUNG - Patung Bunda Maria sedang diarak ratusan umat Katolik di Lingkungan Santo Mateus, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa 4 Oktober 2022 malam. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Ria Mangkung

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Bulan Oktober merupakan bulan penuh makna bagi seluruh umat Katolik di dunia, termasuk di Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores.

Kabupaten yang mayoritas masyarakatnya beragama Katolik ini memaknai bulan Oktober sebagai bulan Rosario dengan mengarak patung.

Perarakan patung Bunda Maria dilakukan setiap bulan Mei dan bulan Oktober sebagai bentuk penghormatan kepada Bunda Maria.

Memperingati bulan yang suci ini, ratusan umat Katolik di Stasi Nangarasong, Lingkungan Santo Mateus, Paroki Magepanda, Kabupaten Sikka, melakukan perarakan patung Bunda Maria.

Baca juga: Bacaan Injil Katolik Selasa 4 Oktober 2022, Lengkap dengan Mazmur Tanggapan

 

Pantauan TribunFlores.com, Senin 3 Oktober 2022 malam, perarakan patung Bunda Maria dimulai dari jalan utama menunju Nangarasong Bukit. Lalu patung Bunda Maria diarak secara bersamaan sepanjang jalan menuju rumah salah satu umat di Lingkungan Mateus.

Selama perjalanan, saat perarakan patung Bunda Maria diiringi lagu rohani dan doa Salam Maria, serta doa Bapa hingga tiba pada tempat tujuan.

Ketua Stasi Lingkungan Santo Mateus, Yanto Pare, mengatakan prosesi perarakan Bunda Maria sudah menjadi tradisi untuk dilalukan setiap dua kali dalam setahun.

"Tradisi ini memang sudah ada sejak dahulu kala, dan ini sudah menjadi budaya bagi kami umat Katolik di Sikka," kata pria yang sering disapa Yanto itu.

Baca juga: Bendahara BPBD Flores Timur Buronan Kasus Korupsi Kejaksaan Negri

Yanto juga menjelaskan perarakan patung Bunda Maria selalu dilakukan dengan misa bersama di awal bulan dan akhir bulan Oktober.

"Awal dan akhir selalu dibuka dan tutup dengan misa bersama," ungkapnya.

Dia sangat mengapresiasi ratusan umat yang hadir dan ikut prosesi perarakan Bunda Maria hingga berjalan lancar sampai pada tempat tujuan yang sudah disiapkan.

Berita Sikka lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved