Berita Sikka
Uskup Maumere Lantik Romo Lorens Noi Jadi Pastor Paroki Pertama Santo Gabriel Waioti
Pelantikan tersebut berlangsung di Gereja Katolik Santo Gabriel Waioti yang terletak di Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Romo-Lorens-Dilantik.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Uskup Keuskupan Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, Pr melantik Romo Lorens Noi sebagai Pastor Paroki Santo Gabriel Waioti, Minggu 9 Oktober 2022.
Adapun Romo Lorens Noi diketahui sebagai Pastor paroki pertama sebab hari ini Paroki Santo Gabriel Waioti baru diresmikan menjadi sebuah Paroki.
Pelantikan tersebut berlangsung di Gereja Katolik Santo Gabriel Waioti yang terletak di Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Acara pelantikan tersebut disaksikan oleh ribuan umat Katolik baik dari Paroki Waioti maupun dari tempat lain.
Baca juga: Momen Peresmian Paroki Santo Gabriel Waioti, Wabup Sikka: Bangun Paroki Harus dengan Swadaya
Uskup Ewaldus dalam sambutannya mengatakan jabatan sepenuhnya akan diemban Romo Lorens Noi setelah Pastor Paroki Santo Thomas Morus yang baru resmi terpilih, dikarenakan saat ini jabatan Pastor Paroki Santo Thomas Maumere masih dipegang oleh Romo Lorens Noi Pr.
“Jadi untuk seluruh umat diharapkan bersabar,” tandas beliau.
Ia juga menyampaikan proficiat atas peresmian Paroki Santo Gabriel Waioti dan juga kepada Romo Lorens dan para pengurus yang dilantik.
Uskup Ewald juga berpesan agar kedepannya terjalin kerja sama yang baik antara kaum klerus dan umat terutama dalam membangun Paroki Santo Gabriel Waioti menjadi lebih baik.
Baca juga: Ribuan Umat Katolik di Sikka Ikut Misa Peresmian Paroki Santo Gabriel Waioti
Sementara itu, Romo Lorens Noi dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berjasa dalam membangun Paroki Santo Gabriel Waioti hingga seperti sekarang ini.
“Tadi pak Gabriel sudah menyebutkan sebagiannya dan di sini saya mengucapkan terimakasih sekali lagi untuk semua pihak yang telah membantu pembangunan paroki ini,” ucapnya.
Berkaitan dengan pembangunan Gereja, Romo Lorens mengatakan bahwa ia datang ke Paroki Waioti tanpa membawa barang apapun.
“Saya datang kesini tidak bawa semen batu pasir saya hanya bawa Tuhan. Kiranya kerja sama kita yang baik dan seturut pertolongan Tuhan dapat mewujudkan semuanya,” ungkapnya.