Berita Sikka
Karyawan Perumda Wairpuan Protes Desak Bupati Lantik Frans Laka, Ini Alasannya
hasil seleksi panitia yang mendapat rangking satu Frans Laka jadi kami menuntut pelantikan harus sesuai dengan hasil seleksi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Aksi-Protes.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Sejumlah karyawan Perumda Wairpuan, perusahaan daerah yang menangani air minum di Kabupaten Sikka melakukan aksi protes di depan Kantor Perumda Wairpuan, Rabu, 12 Oktober 2022 siang.
Aksi protes sejumlah karyawan Perumda Wairpuan itu lantaran mendengar informasi bahwa Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo akan melantik Dirut Perumda Wairpuan tidak sesuai dengan hasil seleksi Panitia Seleksi (Pansel) Dirut Perumda Wairpuan.
Pantauan TribunFlores.Com di Kantor Perumda Wairpuan, aksi protes itu dilakukan dengan memasang sebuah spanduk di bagian depan bangunan kantor yang bertuliskan "Kami Butuh Direktur Definitif Karena Sudah Lama Kami Dipimpin oleh Plt Direktur. Kami mendukung pernyataan Bupati Sikka akan Melantik Direktur Dengan Nilai Tertinggi Sesuai Hasil Seleksi".
Lado Da Gama, salah satu karyawan Perumda Wairpuan yang ikut dalam aksi protes tersebut menjelaskan bahwa mereka menuntut pelantikan Dirut Perumda Wairpuan harus sesuai dengan hasil seleksi.
Baca juga: 3 Rekomendasi Tempat Minum Thai Tea Enak di Kota Maumere
"Dari hasil seleksi panitia, yang mendapat rangking satu itu Pak Frans Laka jadi kami menuntut pelantikan harus sesuai dengan hasil seleksi," ungkap Lado Da Gama.
Berdasarkan hasil seleksi Panitia Seleksi Dirut Perumda Wairpuan, Frans Laka berada di posisi teratas, diikuti oleh Lamber Purek di posisi kedua dan Mardy da Gomez di posisi ketiga.
Ditanya terkait sumber informasi bahwa akan dilakukan pelantikan tidak sesuai dengan hasil seleksi, Lado Da Gama mengaku mendapatkan informasi yang beredar dan masih simpang-siur.
"Yang kita dengar informasi simpang-siur di luar bahwa yang akan di lantik itu pa Lamber Purek jadi aksi kami hari ini menuntut untuk pelantikan Dirut Perumda Wairpuan harus sesuai dengan hasil perengkingan seleksi sesuai dengan yang sudah diumumkan oleh Bupati Sikka," tandas dia.
Baca juga: BREAKING NEWS : Direktur PDAM Sikka dan Staf Diduga Ricuh, Kaca Kantor Pecah Berantakan
Senada dengan Lado Da Gama, karyawan Perumda Wairpuan lainnya Ricky Gled Keytimu kembali menegaskan bahwa tuntunan mereka tersebut sesuai dengan pernyataan Bupati Sikka.
"Pa Bupati punya penyampaian itukan bahwa siapa yang punya nilai tertinggi, itu yang dilantik," tambah Ricky.
Mereka juga menegaskan bahwa aksi protes itu dilakukan murni dari karyawan Perumda Wairpuan dan tidak ada tunggangan dari pihak manapun.
Berita Maumere Lainnya