Kamis, 16 April 2026

Ibadah Sabda Hari Minggu

Bacaan dan Renungan Harian Katolik Minggu 30 Oktober 2022, Lengkap Mazmur Tanggapan

Berikut ini baca-bacaan dan renungan Ibadah Sabda Minggu Biasa XXXI Tahun C, Minggu, 30 Oktober 2022.

Tayang:
Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Bacaan dan Renungan Harian Katolik Minggu 30 Oktober 2022, Lengkap Mazmur Tanggapan
TRIBUNFLORES.COM / MARIA MANGKUNG
Gereja Sanctissima Trinitas Bloro, Desa Lusitada, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Jumat 28 Oktober 2022. Smak Bacaan dan Renungan Harian Katolik Minggu 30 Oktober 2022, Lengkap Mazmur Tanggapan. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Berikut ini baca-bacaan dan renungan Ibadah Sabda Minggu Biasa XXXI Tahun C, Minggu, 30 Oktober 2022.

BACAAN PERTAMA (Keb. 11:22-12:2)

L : Bacaan dari Kitab Kebijaksanaan.

Sebab seperti sebutir debu dalam neraca, demikian
seluruh jagat raya di hadapan-Mu, atau bagaikan
setetes embun pagi yang jatuh ke bumi. Akan tetapi
justru karena Engkau berkuasa akan segala
sesuatu, maka semua orang Kaukasihani, dan dosa
manusia tidak Kauperhatikan, supaya mereka
bertobat. Sebab Engkau mengasihi segala yang
ada, dan Engkau tidak benci kepada barang apa
pun yang telah Kaubuat. Sebab andaikata sesuatu
Kaubenci, niscaya tidak Kauciptakan. Bagaimana
sesuatu dapat bertahan, jika tidak Kaukehendaki,
atau bagaimana dapat tetap terpelihara, kalau tidak
Kaupanggil? Engkau menyayangkan segalagalanya sebab itu milik-Mu adanya, ya Penguasa
penyayang hidup!
Roh-Mu yang baka ada di dalam segala sesuatu.
Dari sebab itu orang-orang yang jatuh Kauhukum
berdikit-dikit, dan Kautegur dengan mengingatkan
kepada mereka dalam hal manakah mereka sudah
berdosa, supaya percaya kepada Dikau, ya Tuhan,
setelah mereka menjauhi kejahatan itu.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Baca juga: Ibadah Sabda Hari Minggu Biasa 30 Oktober 2022

MENDARASKAN MAZMUR TANGGAPAN
Refren (Mzm. 145:1)
Aku hendak mengagungkan Dikau selama-lamanya,
ya Allah, ya Rajaku.
Mzm. 145:1-2,8-9,10-11,13cd-14
Aku hendak mengagungkan Engkau,
ya Allahku, ya Raja,
dan aku hendak memuji nama-Mu
untuk seterusnya dan selamanya.
Setiap hari aku hendak memuji Engkau,
dan hendak memuliakan nama-Mu selamanya.
(Refren)
TUHAN itu pengasih dan penyayang,
panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.
TUHAN itu baik kepada semua orang,
dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
(Refren)
Segala yang Kaujadikan itu
akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN,
dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau.
Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu,
dan akan membicarakan keperkasaan-Mu,
TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya
dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh
dan penegak bagi semua orang yang tertunduk.
(Refren)

BACAAN KEDUA (2Tes. 1:11 - 2:2)
L : Bacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada
Jemaat di Tesalonika
Saudara-saudari, kami senantiasa berdoa juga
untuk kamu, supaya Allah kita menganggap kamu
layak bagi panggilan-Nya dan dengan kekuatan-Nya
menyempurnakan kehendakmu untuk berbuat baik
dan menyempurnakan segala pekerjaan imanmu,
sehingga nama Yesus, Tuhan kita, dimuliakan di
dalam kamu dan kamu di dalam Dia, menurut kasih
karunia Allah kita dan Tuhan Yesus Kristus.
Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan
terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu jangan lekas
bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun
oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari
kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

 

 

Baca juga: Tata Cara Misa Harian Katolik Jumat 28 Oktober 2022 di Gereja Paroki Sanctissima Trinitas Bloro

ALLELUIA (Yoh. 3:16)
P : Alleluia
U : Alleluia
P : Begitu besar kasih Allah akan dunia ini, *
sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya
beroleh hidup kekal..
U : Alleluia


INJIL (Luk. 19:1-10)
P : Marilah kita bersama-sama mendengarkan Injil
Yesus Kristus menurut Yohanes.
Pemimpin dan semua yang hadir membuat tanda
salib dengan ibu jari pada dahi, mulut, dan dada.
Kemudian Pemimpin membacakan Injil.
Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus
melintasi kota itu. Di situ ada seorang bernama
Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang
yang kaya. Ia berusaha untuk melihat orang apakah
Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang
banyak, sebab badannya pendek. Maka berlarilah
ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon
ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke
atas dan berkata: “Zakheus, segeralah turun, sebab
hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.” Lalu
Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan
sukacita.
Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungutsungut, katanya: “Ia menumpang di rumah orang
berdosa.” Tetapi Zakheus berdiri dan berkata
kepada Tuhan: “Tuhan, setengah dari milikku akan
kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada
sesuatu yang kuperas dari seseorang akan aku
kembalikan empat kali lipat.” Kata Yesus kepadanya: “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada
rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham.
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan
menyelamatkan yang hilang.”
P : Demikianlah Injil Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.
[Bisa menyanyikan sebuah lagu singkat yang cocok]

RENUNGAN SINGKAT
Kita mendengarkan kisah dramatis dari seorang
bernama Zakeus. Ia adalah seorang kaya dan kepala
pemungut cukai. Kita bisa pelajari satu dua pesan
yang diambil dari kisah perjumpaan Zakeus ini dengan
Yesus.
Pertama, Zakeus dan kekayaannya. Digambarkan
bahwa Zakeus adalah seorang kaya. Namun, secara
ironis, ia juga disebut sebagai seorang kepala
pemungut cukai. Sebagaimana yang kita ketahui,
seorang pemungut cukai bekerja untuk mengumpulkan pajak dan diberikan kepada pemerintah Roma. Ia
tidak digaji, tetapi ia memperoleh uang dari kelebihan
pajak. Karena itu, kadangkala mereka memungut
pajak lebih banyak sehingga yang sisanya adalah
untuk mereka. Itulah sebabnya, Zakeus ini menjadi
kaya, karena ia bukan saja seorang pemungut cukai,
melainkan seorang kepala pemungut cukai. Ia
menjadi orang yang memegang kuasa tertinggi untuk
urusan pajak ini. Kekayaannya bisa saja diperoleh dari
kelebihan pungutan pajak itu. Ini yang membuatnya
merasa tidak diterima banyak orang sehingga ia
terpisah dan harus mencari tempat yang baik
sendirian, hanya untuk melihat Yesus.
Kita belajar dari kisah Zakeus ini untuk memperoleh
penghasilan dengan baik dan jujur. Kekayaan atau
uang tidak akan pernah bisa membeli persahabatan
dan relasi yang mendalam. Itulah sebabnya, Zakeus
memutuskan untuk melepaskan setengah kekayaannya, agar ia bisa memiliki relasi yang lebih baik dengan
sesamanya. Yang mesti ia miliki adalah solidaritas
dengan sesama, dan keterbukaan terhadap sesama,
bukanlah pengumpulan harta. Kita belajar juga untuk
saling berbagi dengan sesama.
Kedua, Zakeus dan pohon ara. Zakeus berlari
memanjat pohon ara untuk melihat Yesus. Berkat
bantuan pohon ara ini, ia bukan saja melihat Yesus
tetapi juga berbicara dan berjumpa Yesus di
rumahnya. Pohon ara tidak mengatakan apapun
ketika Zakeus turun dan menjamu Yesus di rumahnya.
Kita bisa menjadi pohon ara di zaman kini, yang
membantu sesama yang lain untuk melihat dan
bertemu dengan Yesus. Kegembiraan kita adalah
mereka dapat berjumpa Tuhan. Seperti pohon ara
dalam kisah ini, kita tidak perlu bersedih jika kita tidak
dilibatkan dalam kegembiraan orang yang kita bantu,
karena tugas kita adalah membantu mereka
menemukan Tuhan dan kembali kepada-Nya. Semoga
kita memiliki semangat spiritualitas pohon ara di
tengah zaman yang makin materialistis ini, yang lebih
banyak mementingkan pengumpulan harga,
kekayaan, nama, dan ketenaran, daripada
menyatukan diri dengan Tuhan, Harta terindah dan
yang amat berharga.
HENING

SYAHADAT
P : Marilah menanggapi Sabda Tuhan dan
mengungkapkan iman kepercayaan kita kepada
Tuhan dengan mengucapkan Syahadat. Aku
percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa…..

Renungan Ibadah Sabda Minggu Biasa ini dibawakan Pater Petrus Cristologus Dhogo, SVD dari Seminari Santu Santo Paulus Ledalero, Maumere, Sikka, Flores.(ris)

Berita LifeStyle Lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved