Berita Lembata
Penjabat Bupati Lembata Respon Pembentukan Satgas Perdagangan
Pasca pertemuan dengan Yayasan VIVAT Indonesia di Lewoleba,Senin 7 November 2022,Penjabat Bupati Lembata merespon pembentukan Satgas Khusus TPPO.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/VIVAT-BERTEMU-PENJABAT-BUPATI-LEMBATA.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, RICKO WAWO
TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Setelah bertemu Ketua DPRD Lembata, Yayasan VIVAT Indonesia Menyambangi rumah jabatan Bupati Lembata, pada Senin, 7 November 2022 petang.
Kepada Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa pentingnya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Khusus Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kabupaten Lembata. Tak butuh waktu lama, Marsianus Jawa pun langsung menjadwalkan rapat terbatas Pemda Lembata dan Yayasan VIVAT Indonesia untuk membahas pembentukan Satgas Khusus Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kabupaten Lembata, Selasa, 8 November 2022 pukul 13.00 Wita.
Dalam pertemuan itu, Yayasan VIVAT Indonesia akan mempresentasikan langsung kepada jajaran Pemda Lembata mengenai pembentukan Satgas Khusus Tindak Pidana Perdagangan Orang.
Aktivis buruh migran asal Kabupaten Belu, Filomena Loe, juga secara khusus akan mempresentasikan pembentukan dan kerja-kerja Satgas Khusus Tindak Pidana Perdagangan Orang yang selama ini sudah berjalan di Kabupaten Belu.
Baca juga: Yayasan VIVAT Indonesia Dorong Pembentukan Satgas TPPO di Lembata
Filomena Loe juga mendorong pemerintah daerah Kabupaten Lembata membentuk Satgas Khusus Tindak Pidana Perdagangan Orang yang juga nantinya bisa melibatkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang fokus pada isu perdagangan orang.
Di Kabupaten Belu, menurut Filomena, kerja Satgas Khusus Perdagangan Orang mampu meminimalisasi angka pekerja migran non prosedural di sana. Menurutnya, Satgas Khusus tersebut diinisiasi oleh International Organization for Migration (IOM) yang di dalamnya melibatkan unsur pemerintah daerah, penegak hukum dan juga lembaga swadaya masyarakat. *
"Satgas juga bisa kita buat di Lembata," ujarnya.