Berita Manggarai Barat

Biar Semua Jelas,Wakil Bupati Mabar Dukung Polisi Periksa Dana Jasa Pelayanan Kesehatan

Pemeriksaan dana jasa pelayanan kesehatan di RSUD Komodo Labuan Bajo oleh Kepolisian Resort Manggarai Barat mendapat dukungan Wakil Bupati setempat.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/BERTO KALU
Direktur RSUD Komodo, dr Maria Yosephina Melinda Gampar memberikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa penyidik Tipikor Polres Manggarai Barat. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Berto Kalu

TRIBUNFLORES.COM,LABUAN BAJO-Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar), dr. Yulianus Weng mendukung Kepolisian Resort (Polres) Manggarai Barat mengusut polemik dana insentif jasa pelayanan (Jaspel) Covid-19 bagi para tenaga kesehatan di RSUD Komodo. 

Penegasan itu disampaikan Wabup Weng menyusul diperiksanya Direktur RSUD Komodo dr. Maria Yosephina Melinda Gampar oleh tim penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Mabar pada Selasa, 22 November 2022 lalu. 

"Bagus kalau diperiksa biar semuanya menjadi jelas biar publik juga tahu dengan jelas dan tidak ada yang ditutup-tutupi," kata Wabup Weng kepada awak media, Kamis 24 November 2022.

Namun, Weng tidak menginginkan masyarakat berprasangka buruk bahwa dengan diperiksanya Direktur RSUD Komodo berarti ada indikasi korupsi. Ia pun menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat penegak hukum.

Baca juga: Polisi Amankan Seorang Ayah di Labuan Bajo Manggarai Barat, Diduga Cabuli 3 Anak Kandung

"Jangan kita berprasangka buruk dulu, bahwa begitu diperiksa Tipikor artinya sudah ada indikasi korupsi, saya pikir biarkan dulu diperiksa dan nanti kita akan dapat kejelasan biar publik juga tau," katanya. 

Untuk diketahui, Direktur RSUD Komodo telah diperiksa tim penyidik unit Tipikor Polres Mabar sebanyak dua kali. Pemeriksaan pertama dilakukan pada Jumat 18 November 2022 sementara pemeriksaan kedua pada Selasa 22 November 2022.

Pemeriksaan ini dilakukan guna menindaklanjuti adanya laporan dugaan penyelewengan dana insentif jasa pelayanan (Jaspel) pasien covid-19 bagi para tenaga kesehatan di RSUD Komodo senilai Rp 18 Miliar. 

Wakil Kepala Kepolisian Manggarai Barat Kompol Sepuh Ade Irsyam Siregar mengatakan, pemeriksaan terhadap Direktur RSUD Komodo dilakukan guna pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket).

Baca juga: Ayah di Labuan Bajo Ditangkap Polisi Diduga Cabuli Tiga Anak Kandung 

"Kami hanya mengumpulkan dokumen-dokumen terkait penyaluran dana tersebut. Sudah ada dokumen yang diberikan ke penyidik dari pihak RSUD Komodo," jelas Kompol Sepuh Siregar pada Selasa 22 November 2022 lalu.

Dia menambahkan, Polres Manggarai Barat belum bisa menentukan apakah dalam persoalan itu ada dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Ia juga meminta para nakes yang belum menerima dana insentif datang melaporkan ke Polres. 

"Biar kita punya data pembanding. Kita akan jamin kerahasiaan, biar cepat terang persoalan ini," tegas dia. 

Maria Gampar ditemui usai diperiksa penyidik Tipidkor Polres Manggarai Barat tidak banyak berkomentar. "Apa yang disampaikan pemerintah (Dana Jaspel tidak dibayarkan, red) ya seperti itu," ujarnya singkat sambil menuju ke mobil. *

 

Berita Manggarai Barat lainnya

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved