Berita Sikka
Gelombang Tinggi Hajar Pemukiman Warga di Pesisir Pantai Nangahale
Bukan saja itu, hujan deras juga mengakibatkan daerah pesisir pantai di Kabupaten Sikka dihajar gelombang tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PEMUKIMAN-WARGA-DI-NANGHALE.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu
TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE-Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sika mengakibatkan banyak genangan air di jalan dan pemukiman warga.
Bukan saja itu, hujan deras juga mengakibatkan daerah pesisir pantai di Kabupaten Sikka dihajar gelombang tinggi.
Yang mana di Pesisir Pantai Nangahale, Desa Nanghale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka pun terkena dampak.
Gelombang tinggi pun memporak-porandakan pemukiman warga di Desa Nanghale.
Baca juga: Belasan Rumah Warga Nangaroro Nagekeo Hancur Dihantam Gelombang Pasang
Terpantau dalam live Facebook TRIBUNFLORES.COM dari lokasi pesisir pantai itu, Selasa, 29 November 2022 sore, tampak pemukiman warga yang berdekatan dengan pantai terus dihajar air laut.
Pemukiman warga yang terkena gelombang tinggi dikarenakan tidak adanya tembok penahanan gelombang yang dibangun.
Akibatnya,rumah warga terkena air laut dari belakang. Bahkan di pesisir itu, tidak ada aktivitas nelayan karena gelombang cukup tinggi.
Sesuai catatan TRIBUNFLORES.COM di Sikka, setiap tahun di daerah pesisir utara dan selatan Flores selalu terkena bencana gelombang tinggi.
Baca juga: Petani Sikka Mulai Tanam Jagung dan Singkong
Daerah yang terkena bencana gelombang dan badai rob mulai dari Magepanda, Alok Barat, Alok, Alok Timur, Kewapante, Waigete, Talibura, Lela dan Paga.
Pemerintah melalui BPBD Sikka sudah beberapa kali meminta warga mencari tempat yang aman tapi hingga kini belum ada warga yang pindah dari pesisir pantai.
Warga pada musim bencana gelombang hanya pindah ke tempat aman. Setelah, gelombang tidak ada mereka kembali lagi ke rumahnya.(ris)
Berita Sikka Lainnya