Berita Kota Kupang

Siswa SMA di Kupang Curi Sepeda dan Dinamo Akuarium Ditangkap Polisi

Tim Buser Polsek Maulafa Kupang Kota dipimpin Aipda John Hosea Adoe menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti pencurian sepeda dan dinamo akuarium

Editor: Egy Moa
ISTIMEWA
Personel Polsek Maulafa Polres Kupang Kota mengamankan tersangka pencurian sepeda dan dinamo akuarium di Jalan Frans da Romez, Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, Senin 28 November 2022 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Christin Malehere

TRIBUNFLORES.COM,KUPANG- Kepolisian Sektor Maulafa Kupang Kota membekuk, AFRB alias Abner (19) pelajar SMA yang terlibat pencurian sepeda dan dinamo akuarium di rumahnya, Jalan Frans da Romez, RT 10 Kelurahan Maulafa, Kota Kupang pada Senin 28 November 2022.

Tim Buser dipimpin Aipda John Hosea Adoe menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti kemudian membawanya ke Polsek Maulafa  dimintai keterangannya.

Kapolsek Maulafa, Kompol Anthonius Mengga mengatakan hasil gelar perkara menegaskan kasus tersebut naik ke tahap penyidikan dan pelajar tersebut berstatus tersangka. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi seperti tetangga maupun keluarganya menyatakan  sudah jenuh dengan kelakuan tersangka yang selalu mencuri barang yang bukan miliknya.

"Tersangka Abner mencuri sepeda merek Polygon, dinamo akuarium lalu memecahkan kaca akuarium dan membuang ikan hias di dalamnya," jelas Kapolsek Maulafa.

Baca juga: Pelaku Utama Pengeroyokan Kakek di Kupang Kabur ke Luar NTT, Polisi: Sudah Lacak Keberadaannya

Keterangan saksi lainnya  menyatakan tersangka juga suka mencuri ayam dan barang-barang milik tetangga yang bisa dijual, kemudian hasilnya dipakai untuk membeli minuman keras lalu mengkonsumsi bersama rekan-rekannya," tambah Mengga.

Terkait usia tersangka Abner yang sudah berusia 19 tahun tapi masih duduk di bangku Kelas X SMA karena tersangka sudah tiga kali tiga kali tertinggal kelas saat masih duduk di bangku SD.  Tersangka Abner dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian yang dilakukan pada malam hari dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.  *

Berita Kota Kupang lainnya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved