Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Harian Katolik Rabu 30 Desember 2022, Mari Ikutlah Aku

Renungan Harian Katolik Rabu 30 Desember 2022. Tema Renungan Harian Katolik Rabu 30 Desember 2022, Mari Ikutlah Aku. Baca Renungan Harian Katolik Ini.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-FR YOHANES
RENUNGAN HARIAN KATOLIK - Simak renungan Katolik Hari Ini dari Fr. M. Yohanes Berchmans. Renungan Harian Katolik Rabu 30 Desember 2022. Tema Renungan Harian Katolik Rabu 30 Desember 2022, Mari Ikutlah Aku. Baca Renungan Harian Katolik Ini. 

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk - Ka SMPK Frateran Ndao - Ende

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Renungan Harian Katolik Rabu 30 Desember 2022.

Renungan Harian Katolik hari ini dibawakan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk - Ka SMPK Frateran Ndao - Ende.

Judul Renungan Harian Katolik hari ini yaitu Mari, ikutlah Aku.

Sebelum simak Renungan Harian Katolik hari ini baca dulu injil Katolik hari ini.

Baca juga: Kalender Liturgi Katolik Rabu 30 November 2022, Ada Renungan Harian Katolik dan Bacaan Injil Katolik

 

SEMANGAT PAGI, pada hari ini, gereja katolik sejagat merayaka pesta Santo Andreas, Rasul. Dan bacaan Injil hari ini dikisahkan tentang Yesus Memanggil Murid Murid Yang Pertama (Mat. 4: 18 - 22).

Merek itu adalah Simon yang disebut Petrus, dan Andreas saudaranya yang kita rayakan pestanya hari ini, Yokobus, dan Yohanes saudaranya anak anak Zebedeus.

Yang menarik dari panggilan murid murid pertama Yesus ini adalah bahwa ketika Yesus memanggil mereka: Mari, ikutlah Aku,...mereka segera meninggalkan jalanya, perahunya, yang adalah pekerjaan mereka, bahkan meninggalkan orang orang yang dicintainya, istri, anak dan orang tua mereka, demi yang lebih penting dan utama, yakni mengikuti Yesus.

Jadi, ajakan atau undangan Yesus direspon dengan sangat baik yang diwujudkan dengan tindakan SEGERA, yang berarti tidak pikir panjang, tidak banyak pertimbangan macam macam.

Baca juga: Bacaan Injil Katolik Rabu 30 November 2022 Lengkap dengan Mazmur Tanggapan

Mereka juga memiliki sikap lepas bebas yang di tunjukan lewat meninggalkan jalanya, perahunya, pekerjaannya, istri, anak dan orang tua mereka. Itu artinya mereka menomor satukan Yesus diatas segalanya atau semuanya. Hal ini merupakan buah dari perjumpaan mereka dengan Yesus.

Yesus telah mengubah mindset mereka, dari yang hanya memikirkan keselamatan dan kesejahteraan keluarganya, menjadi penjala manusia, yang berarti untuk keselamatan dan kesejahteraan semua orang. Bagaimana dengan kita? Kitapun telah dipanggil oleh Yesus, untuk menjadi murid Nya.

Dan tugas kita sama seperti para murid Yesus yang pertama, yakni mengikuti Yesus untuk bersama Yesus menyelamatkan dan mensejahterakan sesama melalui profesi, pekerjaan dan tugas yang dipercayakan kepada kita. Dan seperti para murid pertama mereka memiliki totalitas dalam pelayanan.

Barangkali kita tidak sampai meninggalkan istri, suami, anak bahkan orang tua, kecuali mereka yang dipanggil secara khusus, namun yang dimintai dari masing masing kita adalah totalitas dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan yang dipercayakan kepada kita masing masing.

Juga mindset kita harus diubah dari yang hanya memikirkan diri sendiri dan keluarga, menjadi memikirkan mereka yang kita layani yang dipercayakan kepada kita. Mari, ikutlah Yesus, cara hudup Nya, karya dan pelayanan Nya. Semoga demikian.

Renungan Katolik lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved