Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Harian Katolik, Bacaan Injil Katolik pada Kalender Liturgi Katolik Jumat 2 Desember 2022
Simak Renungan Harian Katolik, Bacaan Injil Katolik pada Kalender Liturgi Katolik Jumat 2 Desember 2022.
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Simak Renungan Harian Katolik, Bacaan Injil Katolik pada Kalender Liturgi Katolik Jumat 2 Desember 2022.
Kalender Liturgi 02 Des 2022, Jumat Masa Adven I
Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Yes 29:17-24
Baca juga: Kalender Liturgi Katolik Jumat 2 Desember 2022, Renungan Harian Katolik, Bacaan Injil Katolik
Mazmur Tanggapan: Mzm 27:1.4.13-14
Bacaan Injil: Mat 9:27-31
Bacaan I
Yes 29:17-24
Pada waktu itu orang-orang buta akan melihat.
Bacaan dari Kitab Yesaya:
Beginilah firman Tuhan,
"Tidak lama lagi Libanon akan berubah
menjadi kebun buah-buahan, kebun subur selebat hutan.
Pada waktu itu
orang-orang tuli akan mendengar sabda sebuah kitab,
dan mata orang-orang buta akan melihat,
lepas dari kekelaman dan kegelapan.
Orang-orang sengsara akan bersukaria di dalam Tuhan
dan orang-orang miskin di antara manusia akan bersorak-sorai
di dalam Yang Mahakudus Allah Israel.
Sebab orang yang gagah sombong akan lenyap
dan orang pencemooh akan habis.
Semua orang yang berniat jahat akan dilenyapkan,
yaitu mereka yang begitu saja menyatakan seseorang berdosa
di dalam suatu perkara,
yang memasang jerat
terhadap orang yang menegur mereka di pintu gerbang,
dan yang menyalahkan orang benar dengan alasan yang dibuat-buat.
Sebab itu beginilah firman Tuhan,
Allah kaum keturunan Yakub, yang telah membebaskan Abraham,
"Mulai sekarang Yakub takkan lagi mendapat malu,
dan mukanya tidak lagi pucat.
Sebab keturunan Yakub akan melihat karya tangan-Ku
di tengah-tengah mereka,
dan mereka akan menguduskan nama-Ku.
Mereka akan menguduskan Yang Kudus Allah,
dan mereka akan gentar kepada Allah Israel.
Pada waktu itu orang-orang yang sesat pikiran
akan mendapat pengertian,
dan mereka yang bersungut-sungut akan menerima pengajaran."
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan
Mzm 27:1.4.13-14
R:1a
Tuhan adalah terang dan keselamatanku.
*Tuhan adalah terang dan keselamatanku,
kepada siapakah aku harus takut?
Tuhan adalah benteng hidupku,
terhadap siapakah aku harus gentar?
*Satu hal telah kuminta kepada Tuhan,
satu inilah yang kuingini:
diam di rumah Tuhan seumur hidupku,
menyaksikan kemurahan Tuhan, dan menikmati bait-Nya.
*Sungguh, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan
di negeri orang-orang yang hidup!
Nantikanlah Tuhan!
Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu!
Ya, nantikanlah Tuhan!
Bacaan Injil
Mat 9:27-31
Dua orang buta disembuhkan karena percaya kepada Yesus.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Sekali peristiwa ada dua orang buta mengikuti Yesus sambil berseru-seru,
"Kasihanilah kami, hai Anak Daud!"
Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah,
datanglah kedua orang itu kepada-Nya.
Yesus berkata kepada mereka,
"Percayakah kalian, bahwa Aku dapat melakukannya?"
Mereka menjawab, "Ya Tuhan, kami percaya."
Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata,
"Terjadilah padamu menurut imanmu."
Maka meleklah mata mereka.
Lalu dengan tegas Yesus berpesan kepada mereka,
"Jagalah, jangan seorang pun mengetahui hal ini."
Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Yesus
ke seluruh daerah itu.
Demikianlah sabda Tuhan.
SIRAMAN ROHANI
Oleh: Pater Fredy Jehadin,SVD
Tema: Tuhan Selalu Setia Pada janjiNya!
Matius 9: 27-31
Saudara-saudari...
Dalam masa penantian ini kita umat Kristen zaman sekarang melakukan dua hal penting: Pertama, kita kembali mengingat apa yang dinantikan oleh umat Perjanjian Lama akan kedatangan Mesias/ Putra Allah yang dijanjikan Allah sendiri dan selalu diwartakan oleh para nabi. Kedua: kita menyiapkan diri untuk menantikan kedatangan Kristus untuk kedua kalinya.
Nabi Yesaya dalam bacaan pertama hari ini mewartakan kabar gembira kepada bangsa Israel yang berada di tempat pembuangan. Katanya: “Saudara/i-ku: beginilah Firman Tuhan: Tidak lama lagi Libanon akan berubah menjadi kebun buah-buahan, kebun subur selebat hutan. Pada waktu itu orang tuli akan mendengar sabda sebuah kitab, dan orang buta akan melihat, orang miskin di antara manusia akan bersukaria di dalam Yang Maha Kudus.” Yesaya 29:17-19
Nabi Yesaya mau membangkitkan semangat iman dan harapan kuat dalam diri bangsa Israel di tempat pembuangan, bahwa mereka akan alami kebebasan dan banyak hal yang menarik akan terjadi ke atas mereka. Mereka harus tetap sabar, setia dan berpegang teguh pada iman akan Tuhan. Janji Tuhan akan terwujud dan hal itu akan terjadi. Mesias pembawa perdamaian dan sukacita akan datang. Itulah yang dinantikan umat Israel pada waktu itu.
Nubuat Yesaya ini, terwujud dalam bacaan Injil hari ini: “Dua orang buta mengikuti Yesus sambil berseru-seru: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud!” Yesus menantang mereka: “Percayakah kalian bahwa Aku dapat melakukannya? Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.” Maka terbukalah mata mereka.
Firman Tuhan yang dulunya sudah disampaikan kini terwujud dalam diri Yesus Kristus.
Mujizat yang dialami oleh kedua orang buta ini, sesungguhnya sudah diberitakan oleh Tuhan lewat NabiNya. Apa yang dikatakan para Nabi sebenarnya bukan pendapat nabi itu sendiri. Tetapi sesungguhnya Tuhan sendiri yang berkata-kata lewat para nabi. Tuhan memanfaatkan mulut para nabi dan perkataan yang keluar lewat mulut para nabi adalah benar. Para nabi tidak berkata seturut kemauannya sendiri, sama sekali tidak. Ia selalu diilhami oleh Roh Kudus.
Saudara-saudari…
Mari kita ikuti dan amalkan dalam hidup pesan yang disampaikan kedua bacaan hari ini:
1) Tuhan selalu setia pada janjiNya. Karena itu bersabarlah dan berpegang teguhlah pada kata-katanya.
2) Tuhan memanfaatkan para Nabi/pelayaanNya untuk mengingatkan umatnya. Karena itu dengarkanlah mereka dan renungkan apa yang diwartakannya.
3) Apa yang dijanjikan Tuhan lewat Abraham, Isaak, Yakup dan yang diingatkanNya lewat para nabi, sudah terwujud dalam diri Yesus Kristus. Kristus sudah hadir secara fisik di dunia ini, sudah menjalankan misiNya untuk menyelamatkan manusia. Kini sudah kembali kepada Bapa dan tinggal bersama Bapa dalam surga. Tuhan sudah menjanjikan bahwa Yesus Kristus akan datang kembali pada akhir zaman. Kapan Ia datang menjemput kita? Kita tidak tahu. Tuhan sendiri berkata: Siap sedialah selalu. Ia datang pada waktu kita tidak tahu!
Marilah saudara-saudari… Perkuatkanlah iman kita pada Tuhan. Dia selalu setia pada janji-Nya. Kita pun harus setia selalu pada-Nya. Ikutlah warta keselamatan yang diwartakan oleh pelayan-pelayan Tuhan. Kristus, yang sudah diwartakan para nabi sudah hadir di tengah kita secara fisik, sesudah menjalankan misiNya, Dia sudah kembali kepada Bapa. Dia juga berjanji bahwa Dia akan datang kembali. Kita harus siap sedia selalu menanti kedatanganNya.
Kita memohon Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita. Amin.