Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Harian Katolik Sabtu 3 Desember 2022, Kata Menjadi Kabar Baik
Mari simak Renungan Harian Katolik, Sabtu 3 Desember 2022. Judul Renungan Harian Katolik hari ini yaitu Verbum est Evangelicum,Kata menjadi Kabar Baik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Romo-Eman-Kiik-Mau-Pr.jpg)
Oleh: RD. Eman Kiik Mau
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Renungan Harian Katolik, Sabtu 3 Desember 2022.
Judul Renungan Harian Katolik hari ini yaitu Verbum est Evangelicum: Kata menjadi Kabar Baik.
Pada Kalender Liturgi hari ini gereja katolik merayakan Pesta Santo Fransiskus Xaverius.
Verbum est Evangelicum: Kata menjadi Kabar Baik.
Itulah semangat Santo Fransiskus Xaverius.
Baca juga: Kalender Liturgi Katolik Sabtu 3 Desember 2022, Renungan Harian Katolik dan Bacaan Injil Katolik
Selama 12 tahun, 1540-1552, Fransiskus Xaverius menjelajahi India, Indonesia, Jepang dan Cina untuk mewartakan Injil. Ia meninggal di Shangchuan Cina dan diangkat sebagai Pelindung Misi atau Pewartaan Injil.
Injil berasal dari bahasa Yunani, Euangelion, yang artinya kabar baik.
Ada 3 ciri kabar baik, antara lain:
1. Kasih:
Motto Jesuit yang ikut dirintis bersama 6 sahabatnya, "AMDG" - Ad Maiorem Dei Gloriam, semua demi besarnya kemuliaan Tuhan.
Ia meninggalkan semua demi kasihnya pada Tuhan dan keselamatan jiwa agar nama Tuhan semakin dimuliakan. Caritas Christi Urget Nos: Kasih Kristus yang mendorong kami.
2. Sabar:
Ia belajar bahasa dan budaya setempat dari India, Jepang, Malaka, Amboina dan pulau lain termasuk Ternate dan Moro. Ia juga harus keluar masuk hutan, menunggu kapal dan mengarungi samudra. Ia juga mengajarkan banyak doa dan aneka tradisi Katolik. Ada pun salah satu semboyan yang diingatnya ialah, "Ite Inflammate Omnia" - "Go set the world alight"- dan kobarkan api Tuhan ke seluruh dunia. Ini semua butuh kesabaran yang luar biasa. Sabar terhadap diri sendiri, terhadap sesama yang pasti sabar terhadap rencana Tuhan.
3. Bahagia Ikut Kristus:
Fransiskus Xaverius punya otak yang cemerlang, terutama latar belakangnya sebagai bangsawan dan mahasiswa yang brilian di Universitas Sorbonne Paris. Tetapi kepandaian, kebangsawanan dan kekayaannya diserahkan hanya kepada Tuhan, karena ia bahagia ikut Kristus. Semboyannya, "Apa gunanya orang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan jiwanya?"
Rasul Paulus melukiskan bagaimana pewartaan kabar gembira itu menjadi keharusan baginya bahkan menganggap dirinya celaka apabila tidak mewartakan Injil. Pewartaan Injil bukan untuk membanggakan diri apalagi mencari upah dan pujian, melainkan upaya penyelamatan banyak orang. 1 Kor 9:16-9.22-23.
Kita semua dipanggil untuk menjadi pewarta Injil. "Pergilah ke seluruh dunia dan wartakanlah Injil!" Mrk 16:15. Kita wartakan Kristus yang bangkit agar setiap orang menjadi percaya dan diselamatkan oleh Tuhan. Mrk 16:15-20.
Santo Fransiskus Xaverius merupakan salah satu Santo yang sangat penting dalam penyebaran agama Katolik di dunia termasuk di Indonesia. Teladan misionaris hidup luar biasa. Ia dijadikan sebagai Santo Pelindung Misi.
Marilah kita memurnikan motivasi kita dalam menjalankan tugas perutusan yakni untuk mewartakan karya keselamatan Tuhan kepada semua orang.
Tuhan Yesus, berilah kami kekuatan dan semangat dalam mewartakan Injil. Santo Fransiskus Xaverius, doakanlah kami. Amin.
Kalender Katolik
Mari kita simak Kalender Liturgi Katolik Sabtu 3 Desember 2022, Renungan Harian Katolik dan Bacaan Injil Katolik.
Kalender Liturgi 3 Desember 2022, Sabtu Masa Adven I.
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: 1Kor 9:16-19.22-23
Mazmur Tanggapan: Mzm 117:1.2
Bait Pengantar Injil: Mat 28:19a.20b
Bacaan Injil: Mrk 16:15-20
Bacaan I
1Kor 9:16-19.22-23
Celakalah aku jika tidak memberitakan Injil.
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:
Saudara-saudara,
jika aku memberitakan Injil,
aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri.
Sebab itu adalah keharusan bagiku.
Celakalah aku jika tidak memberitakan Injil.
Seandainya aku melakukan pemberitaan itu
atas kehendakku sendiri,
memang aku berhak menerima upah.
Tetapi karena aku melakukannya
bukan atas kehendakku sendiri,
pemberitaan itu merupakan tugas yang ditanggungkan Allah kepadaku.
Kalau demikian apakah upahku?
Upahku ialah:
bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa imbalan,
dan bahwa aku tidak menuntut hakku sebagai pemberita Injil.
Sesungguhnya aku bukan hamba siapapun.
Meskipun begitu, aku menjadikan diriku hamba semua orang,
supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.
Bagi orang-orang yang lemah
aku menjadi seperti orang yang lemah,
supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah.
Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya,
supaya sedapat mungkin aku memenangkan beberapa orang dari antara mereka.
Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil,
supaya aku mendapat bagian di dalamnya.
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan
Mzm 117:1.2
R:Mrk 16:15
Pergilah ke seluruh dunia,
dan wartakanlah Injil.
*Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
*Sebab kasih-Nya hebat atas kita,
dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya.
Bait Pengantar Injil
Mat 28:19a.20b
Pergilah dan jadikanlah semua bangsa murid-Ku,
Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman.
Bacaan Injil
Mrk 16:15-20
Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Pada suatu hari
Yesus yang bangkit dari antara orang mati
menampakkan diri kepada kesebelas murid,
dan berkata kepada mereka,
"Pergilah ke seluruh dunia,
beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan,
tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya:
Mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku,
mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
mereka akan memegang ular,
dan sekalipun minum racun maut,
mereka tidak akan mendapat celaka;
mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit,
dan orang itu akan sembuh."
Sesudah berbicara demikian kepada mereka,
terangkatlah Tuhan Yesus ke surga,
lalu duduk di sebelah kanan Allah.
Maka pergilah para murid memberitakan Injil ke segala penjuru,
dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu
dengan tanda-tanda yang menyertainya.
Demikianlah sabda Tuhan.