Kalender Liturgi Katolik Hari Ini
Kalender Liturgi Katolik Minggu 4 Desember 2022, Renungan Harian Katolik, Mazmur dan Bacaan Injil
Mari kita simak Kalender Liturgi Katolik Minggu 4 Desember 2022, Renungan Harian Katolik, Mazmur dan Bacaan Injil Katolik.
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari kita simak Bacaan Injil Katolik Minggu 4 Desember 2022.
Bacaan Injil Katolik Lengkap Mazmur Tanggapan.
Pada Kalender Liturgi 04 Desember 2022, Minggu Masa Adven II
Warna Liturgi: Ungu
Baca juga: Bacaan Injil Katolik Minggu 4 Desember 2022 Lengkap Mazmur Tanggapan
Bacaan I: Yes 11:1-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 72:1-2.7-8.12-13.17
Bacaan II: Rm 15:4-9
Bait Pengantar Injil: Luk 3:4.6
Bacaan Injil: Mat 3:1-12
Bacaan I
Yes 11:1-10
Ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan.
Bacaan dari Kitab Yesaya:
Pada akhir jaman
sebuah tunas akan keluar dari tunggul Isai,
dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
Roh Tuhan akan ada padanya,
roh hikmat dan pengertian,
roh nasihat dan keperkasaan,
roh pengenalan dan takut akan Tuhan;
ya, kesenangannya ialah takut akan Tuhan.
Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja
atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.
Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan,
dan dengan kejujuran akan menjatuhkan keputusan
terhadap orang-orang yang tertindas di negeri.
ia akan menghajar bumi
dengan perkataannya seperti dengan tongkat,
dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik.
Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan,
seperti ikat pinggang terus terikat pada pinggang.
Pada masa itu
serigala akan tinggal bersama domba
dan macan tutul akan berbaring di samping kambing.
Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama,
dan seorang anak kecil akan menggiringnya.
Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput,
dan anak-anaknya akan sama-sama berbaring,
sedang singa akan makan jerami seperti lembu.
Bayi akan bermain-main dekat liang ular tedung,
dan anak yang cerai susu
akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak.
Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk
di seluruh gunung-Ku yang kudus,
sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan Tuhan,
seperti air laut yang menutupi dasarnya.
Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri
sebagai panji-panji bagi para bangsa.
Dia akan dicari oleh suku-suku bangsa,
dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan
Mzm 72:1-2.7-8.12-13.17
R:7
Keadilan akan berkembang pada zamannya,
dan damai sejahtera akan berlimpah sampai selama-lamanya.
*Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja
dan keadilan-Mu kepada putera raja.
Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan
dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!
*Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya
dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan!
Kiranya ia memerintah dari laut sampai ke laut,
dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi!
*Sebab ia akan melepaskan orang miskin
yang berteriak minta tolong,
ia akan membebaskan orang tertindas,
dan orang yang tidak punya penolong;
ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin,
ia akan menyelamatkan nyawa orang papa.
Biarlah namanya tetap selama-lamanya,
kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari.
Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya,
dan menyebut dia berbahagia.
Bacaan II
Rm 15:4-9
Kristus adalah keselamatan bagi umat manusia.
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
Saudara-saudara,
segala sesuatu yang dahulu ditulis,
telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita.
Maka kita harus teguh berpegang pada pengharapan
berkat ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.
Semoga Allah, sumber ketekunan dan penghiburan,
mengaruniakan kerukunan kepada kamu,
sesuai dengan kehendak Kristus Yesus,
sehingga dengan satu hati dan satu suara
kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus.
Oleh karena itu,
terimalah satu akan yang lain,
sama seperti Kristus juga telah menerima kita,
untuk kemuliaan Allah.
Yang aku maksudkan ialah,
bahwa demi kebenaran Allah,
Kristus telah menjadi pelayan orang-orang bersunat
untuk mengukuhkan janji
yang telah diberikan Allah kepada nenek moyang kita,
dan untuk memungkinkan bangsa-bangsa memuliakan Allah,
berkat kasih karunia yang diberikan Allah kepada mereka.
Hal ini kukatakan kepadamu seperti ada tertulis:
"Aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa
dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu."
Demikianlah sabda Tuhan.
Bait Pengantar Injil
Luk 3:4.6
Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya;
dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan.
Bacaan Injil
Mat 3:1-12
Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Sekali peristiwa
tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan berseru,
"Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!"
Sesungguhnya, dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya
ketika nabi itu berkata,
"Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun:
Persiapkanlah jalan untuk Tuhan,
luruskanlah jalan bagi-Nya."
Yohanes itu memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit,
makanannya belalang dan madu hutan.
Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem,
dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan.
Dan sambil mengakui dosanya
mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.
Tetapi waktu melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis,
berkatalah Yohanes Pembaptis kepada mereka,
"Hai kamu keturunan ular beludak!
Siapakah yang mengatakan kepada kamu,
bahwa kamu dapat lolos dari murka yang akan datang?
Maka hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
Dan janganlah mengira,
bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu:
Kami adalah anak Abraham.
Sebab aku berkata kepadamu:
Dari batu-batu ini pun
Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham.
Kapak sudah tersedia pada akar pohon,
dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik,
pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan,
tetapi Ia yang datang kemudian daripadaku
lebih berkuasa daripadaku,
dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya.
Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
Alat penampi sudah ditangan-Nya.
Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya
dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung,
tetapi debu jerami akan dibakar-Nya
dalam api yang tidak terpadamkan."
Demikianlah sabda Tuhan.
Renungan Harian Katolik
Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk - Ka SMPK Frateran Ndao - Ende
Simak Renungan Harian Katolik Minggu 4 Desember 2022.
Renungan Harian Katolik hari ini dibawakan oleh Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk - Ka SMPK Frateran Ndao - Ende.
Judul Renungan Harian Katolik hari ini Bertobatlah, Sebab Kerajaan Allah Sudah Dekat.
SEMANGAT PAGI, pada hari ini, kita memasuki hari minggu adven II. Dan bacaan Injil hari ini di kisahkan tentang Yohanes Pembaptis (Mat. 3: 1 - 12). Yohanes Pembaptis adalah seorang nabi yang diutus Allah sebagai perintis jalan bagi kedatangan Putera Allah, Sang Juru Selamat Dunia. Yohanes Pembaptis adalah orang yang berseru seru di padang gurun: " persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi Nya". Dan seruannya bermakna pertobatan.
Artinya bahwa persiapkan dan luruskan jalan bagi kedatangan Tuhan adalah hanya melalui satu jalan, yakni jalan pertobatan, dalam hal ini, melalui pengakuan dosa dan pembaptisan oleh Yohanes Pembaptis.
Namun, Yohanes Pembaptis mengingatkan kepada para murid dan pendengarnya bahwa ia bukanlah siapa siapa. Dia hanyalah seorang perintis jalan bagi Dia yang lebih berkuasa dari Yohanes Pembaptis, bahkan membawa kasut Nya pun Yohanes Pembaptis tidak layak. Jika Yohanes Pembaptis membaptis orang orang dengan air, sedangkan Yesus membaptis dengan Roh Kudus dan dengan api.
Inilah kesaksian hidup Yohanes Pembaptis yang sangat bersahaja dan rendah hati. Walau dia seorang nabi utusan Allah, namun dia tetap tahu diri bahwa dia hanyalah seorang utusan untuk mempersiapkan jalan bagi kedatang Sang Almasih, Anak Allah yang Mahatinggi. Yohanes Pembaptis juga mengingatkan orang orang yang tidak mau bertobat, bahwa: kapak sudah tersedia pada akar pohon, dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
Pohon adalah simbol manusia. Oleh karena itu, manusia yang tidak bertobat, maka SIAP untuk di tebang dan dicampakan ke dalam api neraka. Bagaimana dengan kita?Seruan pertobatan Yohanes Pembaptis juga berlaku bagi kita yang tengah mempersiapkan diri menanti kedatangan Sang Mesias, Allah yang menjelma menjadi Manusia. Dan bentuk persiapan kita adalah dengan BERTOBAT, tidak hanya untuk kedatangan Yesus Sang Putera Natal, melainkan yang lebih penting lagi adalah kedatangan Yesus untuk kedua kaliNya saat akhir zaman.
Selamat menanti, melalui jalan pertobatan, sebagaimana yang diserukan oleh Yohanes Pembaptis: " bertobatlah, Sebab Kerajaan Allah Sudah Dekat". Akhirnya, semoga kita juga menjadi Yohanes Pembaptis masa kini, yang selalu menyerukan pertobatan pertama tama untuk diri kita sendiri, keluarga, komunitas. Dan juga menjadi Yohanes Pembaptis masa kini yang bersahaja dan rendah hati, yang selalu menomor satukan Yesus, dan bukan dirinya. Mudah mudahan. Selamat Berhari Minggu Adven II.