Tarif Masuk Taman Nasional Komodo

Pelaku Wisata Labuan Bajo Senang, Tiket Masuk Taman Nasional Komodo 3,75 Juta Batal Naik

Pelaku wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT mengaku gembira atas pembatalan tarif masuk Taman Nasional Komodo sebesar 3,75 juta.

Editor: Gordy Donovan
(SHUTTERSTOCK/Sergey Uryadnikov)
KOMODO - Komodo di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelaku wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT mengaku gembira atas pembatalan tarif masuk Taman Nasional Komodo sebesar 3,75 juta. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES, Berto Kalu

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Pelaku wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT mengaku gembira atas pembatalan tarif masuk Taman Nasional Komodo sebesar 3,75 juta.

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia Manggarai Raya, Evodius Gonsomer, mengatakan pihaknya akan menginformasikan pembatalan kenaikan tarif ini kepada wisatawan, khususnya yang sudah booking untuk berkunjung ke Labuan Bajo pada Januari nanti.

"Kami akan infokan kepada para wisatawan yang sudah booking di bulan Januari tentang keputusan dari pemerintah untuk membatalkan kenaikan masuk TN Komodo," kata Evo, Jumat 16 Desember 2022.

Evo mengaku, selama ini ada banyak wisatawan yang sudah booking untuk berkunjung ke Labuan Bajo tahun depan tapi keputusan finalnya masih menunggu kepastian tarif ke TN Komodo. Dengan adanya keputusan pembatalan tarif oleh Pemerintah, Asita akan segera menyampaikannya kepada wisatawan tersebut.

Baca juga: Pemprov NTT Sudah Cabut Pergub Penyelenggaraan Konservasi Taman Nasional Komodo, Ini Pointnya

 

"Sudah banyak yang booking hanya kesepakatannya apabila tarif masuk TN Komodo (Rp 3,75 juta) diterapkan maka otomatis kunjungannya dibatalkan," jelas Evo.

Ia optimis kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo tahun depan akan meningkat setelah pembatalan kenaikan tarif tiket ke TNK.

Diketahui, kunjungan wisatawan yang sempat tinggi ke Labuan Bajo hingga pertengahan tahun ini tiba-tiba merosot tajam pada Agustus usai mencuatnya rencana kenaikan tarif Rp 3,75 Juta ke TNK.

"Kami punya keyakinan bahwa kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo akan ramai kembali," kata Evo.

Kendati rencana kenaikan tarif ini sebelumnya adalah kehendak Pemprov NTT, namun Evo tetap memberikan ucapan terima kasih kepada Gubernur NTT, Viktor Laiskodat.

Baca juga: Tujuh Jam Direktur RSUD Komodo Diperiksa Polisi Kasus Jaspel Pasien Covid19

"Saya sebagai ketua Asita Manggarai Raya mengucapkan terimakasih kepada pihak pemerintah secara khusus kepada Gubernur NTT Bapak Viktor Laiskodat atas sikap tulus dan kepeduliannya terhadap situasi ekonomi masyarakat yang sulit pasca-Covid 19. Salam hormat dari kami komonitas pelaku pariwisata Labuan Bajo," tutupnya.

Polemik tiket ke Pulau Komodo berakhir menyusul pernyataan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang menegaskan bahwa rencana kenaikan tarif telah dibatalkan pemerintah.

"Sudah ditarik dan dibatalkan jadi tidak ada kenaikan untuk Komodo," ujar Sandiaga dikutip dari Kompas.com.

Sebelumnya pemerintah berencana menaikkan tiket masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar menjadi sebesar Rp 3,75 juta. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) awalnya berencana untuk menaikkan tiket tersebut pada 1 Januari 2023.

Rencana kenaikan ini sudah bikin pelaku wisata sempat melakukan unjuk rasa karena mereka menilai kebijakan itu akan membuat turis enggan datang ke Komodo dan sekitarnya, seperti ke Labuan Bajo.


Tadinya penetapan biaya tiket yang lebih mahal ini sebagai bentuk pembatasan turis di Pulau Komodo. Selain tiket senilai Rp 37 juta per orang per tahun, turis juga akan dibatasi jumlahnya sebanyak 200.000 orang per tahun.

Tadinya kenaikan ini akan berlaku mulai 1 Agustus lalu namun diundur ke awal Januari setelah adanya aksi demonstrasi pelaku wisata di Labuan Bajo.(*)


Berita Manggarai Barat lainnya

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved