Natal dan Tahun Baru

Umat Paroki Santa Maria Imaculata Asumptha Habi Dirikan Pohon Natal Tertinggi di Sikka

Menjelang perayaan Natal tahun 2022 di Komunitas Basis Gerejawi (KBG) Bunda Berbelas Kasih di Lingkungan Selodue, Paroki Santa Maria Imaculata Asumpth

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO
POHON NATAL - Menjelang perayaan Natal tahun 2022 di Komunitas Basis Gerejawi (KBG) Bunda Berbelas Kasih di Lingkungan Selodue, Paroki Santa Maria Imaculata Asumptha Habi mendirikan pohon natal tertinggi di Maumere Sikka. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Menjelang perayaan Natal tahun 2022 di Komunitas Basis Gerejawi (KBG) Bunda Berbelas Kasih di Lingkungan Selodue, Paroki Santa Maria Imaculata Asumptha Habi mendirikan pohon natal.

Pohon Natal itu tingginya sekitra 11 meter yang terbuat dari bambu yang dihiasi dengan lampu-lampu Natal.

Pohon Natal ini juga diikutsertakan dalam lomba menghias pohon Natal yang diikuti oleh 33 Komunitas Basis Gerejawi (KBG) di Pusat Paroki Santa Maria Imaculata Asumptha Habi di Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka, Flores Nusa Tenggara Timur.

Eus de Verno, Ketua Komunitas Basis Gerejawi (KBG) kepada TribunFlores.Com menyebutkan bahwa setelah dimekarkan, pengurus KBG Bunda Berbelas Kasih Selodue sudah membuat program kerja satu tahun termasuk membuat pohon Natal jelang perayaan Natal tahun 2022 ini.

Baca juga: Injil Hari Ini Senin 19 Desember 2022 dan Renungan Harian Katolik

 

"Dan realisasinya sekarang, sekitar tiga Minggu lalu, kami duduk diskusi bersama umat Katolik di KBG ini dan beberapa hari kemudian kami mulai kerja, mulai dari kami ambil bambu di kebun, jadi bahan dasarnya dominan bambu," jelas Eus de Verno yang juga merupakan guru di SMPK San Karlos Habi ini.

Selama proses pengerjaan pohon Natal yang berjalan kurang lebih dua Minggu, Eus mengatakan melibatkan semua umat Katolik di KBG yang dia pimpin.

Pantauan TribunFlores.Com, Minggu, 18 Desember 2022 malam, puluhan umat Katolik di KBG Bunda Berbelas Kasih Selodue bergotong royong menyelesaikan pengerjaan pohon Natal setinggi 11 meter itu.

Pohon Natal setinggi 11 meter itu dipasang ditengah jalan dan dibuat menyerupai gapura yang terbuat dari bambu setinggi kurang lebih 4 meter dan diatasnya ditempatkan pohon Natal dari bambu setinggi kurang lebih 7 meter yang dihiasi lampu Natal.

Beberapa pengguna jalan yang melintas di ruas jalan Wairbaka-Wolomude terkesima dengan pohon Natal setinggi 11 meter itu dan ada beberapa pengguna jalan bahkan sempat berfoto ria.

Baca juga: Kalender Liturgi Katolik Senin 19 Desember 2022 Renungan Harian Katolik dan Injil Katolik Hari Ini

Adapun pesan Natal yang disampaikan oleh Eus de Verno selaku Ketua KBG Bunda Berbelas Kasih Selodue yakni hendaknya umat Katolik dimana saja berada selalu menjaga toleransi, menjaga kerjasama antar komunitas.

"Semoga Natal tahun ini membawa berkah dan damai buat kita semua," tutup Eus.

Berita Natal lainnya

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved