Berita Sikka

Data Layanan Jaminan Kesehatan di Sikka Tidak Diupdate Selama 20 Tahun

Ternyata ada data layanan jaminan kesehatan di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur yang belum diupdate lagi selama kurang lebih 20 tahun.

Editor: Hilarius Ninu
TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO
RAKOR KEMISKINAN DI BAPPEDA SIKKA-Rakor Kemiskinan Ektstrim di Kantor Bappeda Sikka, Selasa, 27 Desember 2022 pagi. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Ternyata ada data layanan jaminan kesehatan di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur yang belum diupdate lagi selama kurang lebih 20 tahun.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Sikka, Femmy Bapa saat rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, Selasa, 27 Desember 2022 bertempat di aula Bapelitbang Kabupaten Sikka.

"Ada yang sudah meninggal 20 tahun belum di-update, kita bayar premi terus, dan kita melakukan pendataan secara cepat dengan aplikasi kemudian kita bisa mengupdate yang belum menerima karena karena di desa banyak yang mendapatkan layanan jaminan kesehatan," ungkap Femmy Bapa.

Baca juga: Banjir Rob dan Abrasi Landa Wilayah Pesisir, Pemkab Sikka Keluarkan Surat Pernyataan Darurat Bencana

 

 

Femmy Bapa juga mengungkapkan bahwa ada juga masyarakat yang masuk dalam data penerima bantuan layanan jaminan kesehatan namun tetap membayar sebesar Rp 16.000 setiap kali berobat.

"Jadi memang banyak yang belum mendapatkan kartu layanan jaminan kesehatan meskipun sudah terdaftar," ungkap Femmy Bapa.

Berita Sikka Lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved