Berita Lembata
Polres Lembata Periksa Tujuh Saksi Dugaan Polisi Aniaya Orang Gila
Pemerikasan tujuh orang saksi dari keseluruhan 12 orang saksi kasus dugaan penganiayaan orang dengan gangguan jiwa mendapat apresiasi LBH Surya NTT.
Penulis: Ricko Wawo | Editor: Egy Moa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/DATANGI-POLRES-LEMBATA.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, RICKO WAWO
TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya NTT mengapresiasi kinerja penyidik Reskrim Polres Lembata telah memeriksa tujuh orang saksi dari total 12 saksi termasuk saksi pelapor dalam kasus pengeroyokan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) Yosef Kapaso Bala Lata Ledjap (22) pada bulan Desember 2022.
"Kami mengapresiasi kinerja penyidik Reskrim polres Lembata yang sejauh ini sudah memeriksa 7 saksi dari total 12 saksi termasuk saksi pelapor, baik dari TKP Kobar 1, TKP Kobar 2 maupun, TKP Kobar 3,” ungkap Tarsisius Hingan Bahir, Kuasa Hukum LBH Surya NTT untuk Yosef Kapaso Bala Lata Ledjap kepada wartawan, Senin, Senin 2 Desember 2022.
Bahir menegaskan, kasus ini menjadi pelajaran untuk semua orang sebab tindakan main hakim sendiri dalam bentuk apapun, dan dengan alasan apapun adalah pelanggaran hukum.
Apalagi kata Bahir, aksi pengeroyokan itu disinyalir kuat dilakukan oleh segerombolan anggota Polisi di Polres Lembata.
Baca juga: Kuasa Hukum Bawa Saksi Dugaan Penganiayaan Terhadap ODGJ Oleh Oknum Polisi di Lembata
“Sebagai penegak hukum harusnya kita tampil sebagai contoh di masyarakat,” tambah Tarsisius Hingan Bahir.
Dia berharap, kasus ini segera diselesaikan supaya bisa terang benderang untuk menghindari bumerang bagi Institusi Kepolisian.
“Sehingga menjadi bulan bulanan netizen di media sosial karena ini masuk dalam kasus kemanusiaan yang menjadi sorotan publik dan pihak pihak terkait,” tandasnya.
Mewakili LBH Surya NTT, Bahir berjanji untuk terus memantau perkembangan kasus tersebut dan intens bekerjasama dengan Penyidik guna membantu mengungkap benang merah atas kasus ini.
"Karena sudah mulai terurai satu persatu,” ucapnya. *