Renungan Katolik
Renungan Harian Katolik Selasa 10 Oktober 2023, Menuju Hidup yang Penuh Berkat
Mari simak Renungan Harian Katolik Selasa 10 Oktober 2023.Tema renungan harian katolik yaitu Menuju Hidup yang Penuh Berkat.
Penulis: Gordy Donovan | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Tampak-depan-Gereja-Santo-Fransiskus-Xaverius-Wailiti.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Renungan Harian Katolik Selasa 10 Oktober 2023.
Tema renungan harian katolik yaitu Menuju Hidup yang Penuh Berkat.
Renungan harian katolik disiapkan untuk Hari Biasa XXVII.
Bacaan-bacaan hari ini: Yun. 3:1-10; Mzm. 130:1-2,3-4ab,7-8; Luk. 10:38-42 dan BcO 2Raj. 18:17-36.
Baca juga: Bacaan Injil Katolik Hari Ini Selasa 10 Oktober 2023 Lengkap Mazmur Tanggapan
Warna Liturgi Hijau
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya. Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku." Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."
Renungan Katolik
Bacaan Injil hari ini mengulas tentang pertanyaan kaum Farisi kepada Yesus, "Kapan Kerajaan Allah akan datang?" Yesus dengan tegas menjawab, kata-Nya, "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan, 'Lihat, ia ada di sini!' atau 'la ada di sana!'"Yesus menunjuk diri-Nya, "Kerajaan Allah ada di antara kamu." Artinya, Kerajaan hadir ketika Yesus ada di tengah kita. Yesuslah yang menjadi tanda KerajaanAllah itu sendiri. Pada saat Yesus hadir di tengah-tengah kehidupan kita, itulah makna sesungguhnya Kerajaan Allah.
Bagaimana dengan hidup kita, apakah kehadiran kita sudah membawa suasana Kerajaan Allah? Kalau hidup kita masih menjadi batu sandungan bagi sesama maka mari kita bertobat. Bacaan Pertama menggambarkan dengan sangat indah bagaimana Nabi Yunus mengajak orang-orang Niniwe berbalik kepada Allah untuk bertobat atas manusia lama mereka. Pertobatan menjadi pintu masuk setiap pribadi untuk menghadirkan Kerajaan Allah. Saatnya kita seperti umat di Niniwe, berbalik arah dari kehidupan yang salah dan tersesat menuju hidup yang penuh berkat karena mampu menghadirkan secara nyata Kerajaan Allah.
Ya Allah, tuntunlah kami menyampaikan berita gembira tentang kerajaan-Mu, terutama lewat hidup nyata kami sehingga semakin banyak pribadi yang tergerak menjadi perpanjangan tangan-Mu. Amin. (sumber adiutami.com).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News