Berita Sikka
50 Persen ASN di Sikka Masih Sering Terlambat Masuk Kantor
Sekitar 50 - 60 persen perangkat daerah atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sikka masih sering terlambat masuk pagi.
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/ASN-SIKKA-APEL-PAGI.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Sekitar 50 - 60 persen perangkat daerah atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sikka masih sering terlambat masuk pagi.
Hal itu diungkapkan Penjabat Bupati Sikka, Adrianus Firminus Parera setelah setiap hari melakukan apel pagi di semua OPD di lingkup Setda Kabupaten Sikka.
"Kalau saya lihat dari dinas-dinas ini ada sekitar 50 - 60 persen perangkat daerah yang saya lihat masuk paginya belum tertib," ujar Adrianus Firminus Parera, Kamis, 19 Oktober 2023 di ruang kerjanya.
Atas kondisi itu, dirinya terus berupaya untuk memberikan brainstorming kepada para perangkat daerah atau ASN itu.
Baca juga: Jam Masyarakat Bersama Penjabat Bupati Sikka, Paling Banyak Aduan Soal Infrastruktur
Meski penegakan aturan sudah dilakukan, lanjut dia, belum memberikan dampak perubahan yang maksimal.
"Jadi saya memberikan atensi, arahan, ajakan dan harapan, bagaimana kita ke depan supaya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, masyarakat hari ini butuh dilayani secara baik dan tepat, mereka datang kantor itu ada orang, mereka tidak butuh yang terlalu berlebihan, mereka tidak butuh analisa atau kebijakan tapi pada saat datang, pegawai ada dan dilayani secara baik, itu saja," tandas Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera.
Alasan sebagian besar perangkat daerah atau ASN yang kerap masuk terlambat menurut Adrianus Firminus Parera yakni para perangkat daerah atau ASN di Kabupaten Sikka itu belum memahami manajemen waktu secara baik.
"Kalau dia punya manajamen waktu yang baik, tentunya dia bisa mengatur skala prioritas yang mana yang harus didahulukan," tambah Alvin Parera.
Dengan keterlambatan sebagian besar perangkat daerah atau ASN di Kabupaten Sikka sangat berpengaruh kepada pelayanan dan kinerja.
"Mereka masing-masing ada ukuran kinerja yang diukur setiap hari adalah sasaran kerja pegawai dan dalam TPP kita sudah atur, kalau terlambat betapa menit dapat berapa itu kita sudah atur," jelas dia lagi.
Meski demikian, saat ini belum diberikan sanksi tegas kepada para perangkat daerah atau ASN yang kerap terlambat masuk pagi namun masih sebatas diberikan nasehat dan dorongan.
Dia juga mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sikka sedang melakukan kajian membangun kinerja ASN.
Setiap ASN yang berprestasi, disiplin serta memiliki produktivitas kerja yang baik, akan diberikan reward atau penghargaan.
"Saya sementara rancang ini dan mudah-mudahan ada reward lah untuk mereka," tutup dia.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News