Jumat, 5 Juni 2026

PT Pertamina

Pertamina Pastikan BBM Aman Selama Idul Fitri 2024

Pertamina memastikan bahan bakar minyak atau BBM selama lebaran idul fitri tahun 2024 tetap aman dan lancar

Tayang:
Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Pertamina Pastikan BBM Aman Selama Idul Fitri 2024
TRIBUNFLORES.COM/HO-PERTAMINA
ARUS BALIK - Memasuki periode Arus Balik Idul Fitri 1444 H, Pertamina memastikan stok BBM di Terminal BBM maupun di lembaga penyalur dalam keadaan aman, bahkan layanan Pertamina siaga seperti Rumah Pertamina Siaga, Motorist Delivery Service 135 dan Modular Pertashop di Rest Area Tanpa SPBU masih dalam status siaga hingga tanggal 2 Mei 2023 nanti. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Pertamina memastikan bahan bakar minyak atau BBM selama lebaran idul fitri tahun 2024 tetap aman. 

"Tidak perlu panik, kami melakukan penebalan stok. Dan tidak melakukan pembelian untuk stok. Kami juga melakukan analisa potensi mudik lebaran," kata dia Area Manager Communication, Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Senin 1 April 2024. 

Dia mengatakan, puncak arus mudik prediksi terjadi di tanggal 6-9 April 2024. Arus balik dari 13-15 April. Menurut dia, situasi itu menjadi langkah antisipatif oleh PT Pertamina (Persero). 

Pihaknya ada juga menyiapkan titik angkutan darat maupun laut. Antisipasi juga ke titik wisata yang ada di wilayah kerja Jatimbalinus. Hal itu juga dikonsentrasikan ke wilayah remot seperti Lembata, Sabu dan beberapa daerah lainnya.

 

 

Baca juga: Ramadhan Riding dan Charity Bersama MyPertamina Motor Club Chapter NTT

 

 

 

"Di level 10-48 hari. Jadi bapa ibu stok ini tidak berhenti di situ, tapi saru atau dua atau seminggu sekali kita lakukan pengiriman ke terminal. Stok BBM dalam kondisi aman," ujarnya. 

Pihaknya memproyeksikan kenaikan gasoline 11,8 persen, pertalite 11,6 persen, Pertamax 13,3 persen, turbo 21,4 persen, PX green 20,8 persen, dexlite 4,6 persen, dan dex 8,0 persen. 

Sementara gasoil turun 14,8 persen dan solar juga turun 15,7 persen. Adapun 642 SPBU, 903 agen, 15 SPBU, kios serambi 2 dan 15 modular serta 1.118 pertashop kantong juga disiagakan selama mudik maupun arus balik. 

Ahad Rahedi menyebut langkah antisipatif juga dilakukan untuk wilayah rawan bencana. NTT sendiri ada empat wilayah rawan bencana seperti Kabupaten Kupang, Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat. 

Adapun lokasi rawan kendala penyaluran di NTT seperti Lembata, Sabu, Rote dan Adonara. Pertamina menyakini bahwa daerah itu akan bisa ditambah stok dengan infrastruktur yang ada. 

"Antisipasi adanya potensi keterlambatan pengiriman BBM akibat ombak tinggi di wilayah Jatimbalinus dimana keterlambatan ini bisa terjadi secara parallel mengingat pengiriman kapal tidak hanya untuk 1(satu) tujuan saja," ujarnya 

Ia menyebut, pelayanan konsumen adalah memaksimalkan setiap hari agar melihat kualitas dan kuantitas dari BBM yang ada. Pertamina juga melakukan pencegahan terhadap 

Pertamina juga terus melakukan maksimal terhadap penggunaan layana digital di beberapa SPBU. Dia meminta informasi ke masyarakat jika ada keluhan mengenai penggunaan layanan itu. 

Pertamina juga menyiapkan beberapa infrastruktur pendukung lainnya di rest area maupun jam operasional SPBU maupun agen beroperasi lebih dari waktu normal. (fan)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved