Banjir di Sikka
Hewan Ternak Hanyut dan Perabotan Rumah Rusak Akibat Banjir di Waiara, Sikka
Dikatakannya, saat itu mereka langsung memilih mengungsi ke rumah kerabat karena banjir tak kunjung surut.
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/BERSIH-Warga-di-Desa-Waiara-Kecamatan-Kewapante.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Warga di Desa Waiara , Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, NTT mulai membersihkan rumah dari material lumpur, sampah dan ranting kayu yang terbawa arus banjir, Rabu 17 April 2024
Romi, Warga Dusun Krokowolon, Desa Waiara, Kecamatan Kewapante mengaku banjir datang mulai Senin 15 April 2024 sore. Lantaran hujan lebat di wilayah pegunungan dan sekitaran Kecamatan Kewapante.
Selanjutnya debit air beberapa anak sungai semakin tinggi sehingga air meluap hingga ke pemukiman warga. Dan membuat warga panik dan fokus menyelamatkan diri.
Dikatakannya, ia pontang-panting menyelamatkan istri dan tiga anaknya, karena sebelumnya sudah berfirasat, air bakal meluap karena hujan deras mengguyur kampungnya sejak pagi hari.
Baca juga: Banjir di Waiara Sikka Surut, Warga Mulai Bersihkan Lumpur dalam Rumah
Air yang tiba-tiba membludak membuatnya tidak sempat menyelamatkan sejumlah peralatan elektronik miliknya. Barang-barang itu tergenang habis dan tidak bisa digunakan lagi.
Selain itu, hewan ternaknya hanyut terbawa arus banjir saat melanda permukiman warga
"Air langsung meluap dan langsung membanjiri rumah warga, saya dan sebagian warga sempat untuk menyelamatkan perabotan rumah tangga, ayam beberapa ekor hanyut dibawa banjir,"ujarnya
Selain itu, mesin parut kelapa dan alat tetes rusak karena terendam banjir selama dua hari.
"Mesin parut dengan alat tetas juga mungkin rusak terpendam air,"ujarnya
Dikatakannya, saat itu mereka langsung memilih mengungsi ke rumah kerabat karena banjir tak kunjung surut.
"Sore itu kami langsung mengungsi ke rumah kerabat karena masih terjadi hujan dan banjir belum surut,"katanya
Hingga saat ini, Banjir yang melanda permukiman warga di Desa Waiara, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, NTT akibat luapan anak sungai dan intensitas hujan tinggi di wilayah tersebut berangsur surut.
Warga pun mulai membersihkan endapan air bercampur lumpur dari dalam rumahnya pasca banjir. warga terlihat mengepel lantai rumah yang kotor terendam air banjir.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News