Rabu, 29 April 2026

Longsor di Ende

Selain Rewarangga Selatan, Longsor Kembali Terjadi di Wolotopo Timur Ende NTT

Longsor di Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona terjadi bekas longsoran beberapa waktu lalu yang juga memakan korban jiwa.

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Selain Rewarangga Selatan, Longsor Kembali Terjadi di Wolotopo Timur Ende NTT
TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO
JENASAH - Empat peti jenazah korban tewas akibat longsor di Kelurahan Rewarangga Selatan Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur tewas tertimbun longsor Jumat, 7 Juni 2024 sekitar pukul 06.00 saat disemayamkan di rumah salah satu keluarga di Woloweku. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Selain terjadi di Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur yang menyebabkan satu keluarga yang terdiri empat orang tewas, longsor juga kembali terjadi di Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Jumat, 7 Juni 2024.

Longsor yang terjadi di dua wilayah di Kabupaten Ende ini terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang mengguyur wilayah itu sejak Kamis, 6 Juni 2024 malam hingga Jumat, 7 Juni 2024 pagi. Saat ini, cuaca di wilayah Kabupaten Ende masih mendung dan diperkirakan akan kembali turun hujan.

Longsor di Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona terjadi bekas longsoran beberapa waktu lalu yang juga memakan korban jiwa.

Sekertaris BPBD Kabupaten Ende, Yulius Emanuel kepada TribunFlores.com membenarkan terjadinya longsor di Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona.

 

Baca juga: Satu Keluarga Tewas Tertimbun Longsor di Ende Dimakamkan Besok di Pekuburan Katolik Mautapaga

 

 

 

 

 

"Hari ini ada dua titik yang terjadi longsor, yang pertama di Rewarangga Selatan yang kedua di Wolotopo Timur, itu di bekas longsor yang lama itu dia longsor lagi hari ini," ujar Yulius Emanuel.

Meski tidak ada korban jiwa namun Yulius menyebut kondisi terkini Wolotopo Timur pasca longsor kedua sangat rawan dan dikuatirkan bakal terjadi longsor susulan mengingat hujan diperkirakan masih terus terjadi.

"Tidak ada korban jiwa tetapi beberapa rumah di lokasi bekas longsoran itu terancam roboh

BPBD Kabupaten Ende, kata Yulius sudah berkoordinasi dengan Camat Ndona guna mengevakuasi warga yang berada di sekitar lokasi longsor ke tempat yang lebih aman guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved