Minggu, 10 Mei 2026

Polemik Seleksi Taruna Akpol di NTT

BKH Minta Mabes Polri Jelaskan Terbuka soal 11 Taruna Akpol dari NTT, Singgung Anulir

Jika perlu, diaudit prosesnya dan jika ini yang terjadi sebaiknya 11 orang yang dinyatakan lulus ini segera dianulir.

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto BKH Minta Mabes Polri Jelaskan Terbuka soal 11 Taruna Akpol dari NTT, Singgung Anulir
POS-KUPANG.COM/BERTO KALU
Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman alias BKH. Anggota Komisi III DPR RI, Dr. Benny K. Harman "(BKH) meminta panitia perekrutan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Mabes Polri menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat terkait 11 Taruna Akpol dari NTT yang sebagian besar anak-anak non NTT. 

TRIBUNFLORES. COM, KUPANG - Anggota Komisi III DPR RI, Dr. Benny K. Harman "(BKH) meminta panitia perekrutan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Mabes Polri menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat terkait 11 Taruna Akpol dari NTT yang sebagian besar anak-anak non NTT.

"Saya menyampaikan hal-hal penting berikut ini yang harus mendapat atensi serius dari Mabes Polri terkait perkrutan Taruna Akpol, "tegas anggota DPR RI asal NTT dari Partai Demokrat dalam pesan WhatsApp yang diterima POS-KUPANG. COM, Sabtu, 6 Juli 2024 malam.

BKH menegaskan, sistem rekrutmen Taruna Akpol harus dilakukan secara terbuka, transparan, akuntabel, dan obyektif serta nondiskrinatif, jauh dari nepotisme dan titipan anak-anak pejabat, tentunya dengan mempertimbangkan keadilan wilayah Nusantara dan keseimbangan daerah.

Baca juga: Lolos Paskibraka Nasional 2024, Siswi Asal Rote Jessica Henuk Cita-cita Masuk Akpol

 

 

Untuk mencegah narasi yang kontraproduktif dan bias etnik tertentu, tegas Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Panitia Seleksi Mabes Polri perlu menjelaskan secara terbuka kepada publik apakah benar dari 11 Taruna Akpol yang dinyatakan lolos benar-benar memiliki KTP NTT atau NTT hanya dipakai pinjam tempat untuk sekadar memenuhi kuota setiap provinsi.

Jika perlu, diaudit prosesnya dan jika ini yang terjadi sebaiknya 11 orang yang dinyatakan lulus ini segera dianulir.

Lanjut BKH, sebaliknya jika proses seleksi Taruna Akpol yang dilakukan Panitia Seleksi Mabes Polri benar-benar obyektif dan tranasparan, bukan titipan anak-anak pejabat, tidak ada nepotisme dan benar-benar telah mempertimbangkan keadilan wilayah maka durinya juga meminta masyarakat NTT harus menghormati proses seleksi Taruna Akpol yang dilakukan.

Kesebelas Taruna Akpol dari NTT yang lulus yakni Yudhina Nasywa Olivia, Arvid Theodore Situmeang, Reynold Arjuna Hutabarian, Mario Christian Bernalo Tafui, Bintang Lijaya, Ketut Arya Adityanatha, Brian Lee Sebastian Manurung, Timothy Abishai Manurung, Mochamad Rizq Sanika Marzuki, Madison Juan Raphael Kana Silalahi dan Lucky Nuralamsyah. (gem)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved