Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Katolik Hari Ini Senin 5 Agustus 2024, Menaruh Belas Kasih kepada Sesama
Mari simak Renungan Katolik hari ini Senin 5 Agustus 2024.Tema Renungan Katolik hari ini yaitu menaruh belas kasih kepada sesama.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/MISA-Suasana-misa-Natal-di-Paroki-StTheresia-Mbata-Minggu-25-Desember-2022.jpg)
Oleh: Bruder Pio Hayon, SVD
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Renungan Katolik hari ini Senin 5 Agustus 2024.
Tema Renungan Katolik hari ini yaitu menaruh belas kasih kepada sesama.
Renungan katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
Senin 5 Agustus 2024 merupakan Hari Senin Biasa XVIII, Pemberkatan Tahbisan Basilika Santa Perawan Maria di Roma, Santa Ia, Martir, Santa Nonna, Pengaku Iman, dengan Warna Liturgi Hijau.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Senin 5 Agustus 2024, Membagi-bagikannya kepada Orang Banyak
Adapun Bacaan Liturgi Katolik Hari Senin 5 Agustus 2024 adalah sebagai berikut:
Bacaan Pertama Yer. 28:1-17
Dalam tahun itu juga, pada permulaan pemerintahan Zedekia, raja Yehuda, dalam bulan yang kelima tahun yang keempat, berkatalah nabi Hananya bin Azur yang berasal dari Gibeon itu kepadaku di rumah Tuhan, di depan mata imam-imam dan seluruh rakyat: “Beginilah firman Tuhan semesta alam, Allah Israel: Aku telah mematahkan kuk raja Babel itu.
Dalam dua tahun ini Aku akan mengembalikan ke tempat ini segala perkakas rumah Tuhan yang telah diambil dari tempat ini oleh Nebukadnezar, raja Babel, dan yang diangkutnya ke Babel.
Juga Yekhonya bin Yoyakim, raja Yehuda, beserta semua orang buangan dari Yehuda yang dibawa ke Babel akan Kukembalikan ke tempat ini, demikianlah firman Tuhan! Sungguh, Aku akan mematahkan kuk raja Babel itu!”
Lalu berkatalah nabi Yeremia kepada nabi Hananya di depan mata imam-imam dan di depan mata seluruh rakyat yang berdiri di rumah Tuhan itu, kata nabi Yeremia: “Amin! Moga-moga Tuhan berbuat demikian! Moga-moga Tuhan menepati perkataan-perkataan yang kaunubuatkan itu dengan dikembalikannya perkakas-perkakas rumah Tuhan dan semua orang buangan itu dari Babel ke tempat ini.
Hanya, dengarkanlah hendaknya perkataan yang akan kukatakan ke telingamu dan ke telinga seluruh rakyat ini: Nabi-nabi yang ada sebelum aku dan sebelum engkau dari dahulu kala telah bernubuat kepada banyak negeri dan terhadap kerajaan-kerajaan yang besar tentang perang dan malapetaka dan penyakit sampar.
Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh Tuhan.”
Kemudian nabi Hananya mengambil gandar itu dari pada tengkuk nabi Yeremia, lalu mematahkannya. Berkatalah Hananya di depan mata seluruh rakyat itu: “Beginilah firman Tuhan: Dalam dua tahun ini begitu jugalah Aku akan mematahkan kuk Nebukadnezar, raja Babel itu, dari pada tengkuk segala bangsa!”
Tetapi pergilah nabi Yeremia dari sana. Maka sesudah nabi Hananya mematahkan gandar dari pada tengkuk nabi Yeremia, datanglah firman Tuhan kepada Yeremia: “Pergilah mengatakan kepada Hananya: Beginilah firman Tuhan: Engkau telah mematahkan gandar kayu, tetapi Aku akan membuat gandar besi sebagai gantinya!
Sebab beginilah firman Tuhan semesta alam, Allah Israel: Kuk besi akan Kutaruh ke atas tengkuk segala bangsa ini, sehingga mereka takluk kepada Nebukadnezar, raja Babel; sungguh, mereka akan takluk kepadanya! Malahan binatang-binatang di padang telah Kuserahkan kepadanya.”
Lalu berkatalah nabi Yeremia kepada nabi Hananya: “Dengarkanlah, hai Hananya! Tuhan tidak mengutus engkau, tetapi engkau telah membuat bangsa ini percaya kepada dusta. Sebab itu beginilah firman Tuhan: Sesungguhnya, Aku menyuruh engkau pergi dari muka bumi.
Tahun ini juga engkau akan mati, sebab engkau telah mengajak murtad terhadap Tuhan.” Maka matilah nabi Hananya dalam tahun itu juga, pada bulan yang ketujuh.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Mazmur Tanggapan Mzm. 119:29,43,79,80,95,102
Ref. Ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku, ya Tuhan.
Jauhkanlah jalan dusta dari padaku, dan karuniakanlah aku Taurat-Mu.
Janganlah sekali-kali mencabut firman kebenaran dari mulutku, sebab aku berharap kepada hukum-hukum-Mu.
Biarlah berbalik kepadaku orang-orang yang takut kepada-Mu, orang-orang yang tahu peringatan-peringatan-Mu.
Biarlah hatiku tulus dalam ketetapan-ketetapan-Mu, supaya jangan aku mendapat malu.
Orang-orang fasik menantikan aku untuk membinasakan aku; tetapi aku hendak memperhatikan peringatan-peringatan-Mu.
Aku tidak menyimpang dari hukum-hukum-Mu, sebab Engkaulah yang mengajar aku.
Bait Pengantar Injil Mat 4:4b
Ref. Alleluya, alleluya.
Manusia hidup bukan saja dari makanan, melainkan juga dari setiap sabda Allah.
Bacaan Injil Mat. 14:13-21
Sekali peristiwa, setelah mendengar berita pembunuhan Yohanes Pembaptis, menyingkirlah Yesus dari situ, dengan naik perahu Ia bermaksud mengasingkan diri ke suatu tempat yang sunyi.
Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka.Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.
Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: “Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa.”
Tetapi Yesus berkata kepada mereka: “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.” Jawab mereka: “Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan.”
Yesus berkata: “Bawalah ke mari kepada-Ku.” Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak.
Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh.Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak.
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Katolik
Setelah kematian Yohanes Pembaptis, Yesus mengajak para murid-Nya menyingkir ke kempat yang sunyi. Dalam kesunyian itulah para murid lebih terbuka dan tergerak untuk ikut merasakan apa yang dirasakan dalam hati Yesus yang selalu menaruh belas kasih kepada sesama. Dalam kesunyian hati itu pula Yeremia berani untuk mengkririk Hananya sebagai nabi palsu dan pembohong karena melayani apa yang disenangi orang, memalsukan ajaran dan tidak segan-segan memperlunaknya. Orang yang peka dengan keadaan orang lain adalah orang yang mata hatinya selalu terbuka.
la melihat dan mendengar dengan hati yang penuh kasih. Yesus mengajak para murid-Nya dan kita semua untuk mengambil bagian dalam keprihatinan dan kasih Allah. Contohnya, para murid cemas dengan persediaan makanan yang ada pada mereka. Karena itu, mereka meminta Yesus untuk menyuruh orang banyak pergi mencari makan. Namun, dengan tegas Yesus berkata, "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan."
Keprihatinan dan belas kasih mesti diwujudnyatakan dalam tindakan kasih dengan memberi makan. Kadang-kadang kita cemas dengan kondisi kita yang serba tidak cukup, bahkan mungkin sangat berkekurangan, sehingga sulit untuk bisa berbagi dengan sesama. Lima roti dan dua ikan menjadi cikal-bakal dimulainya tindakan kasih yang besar dan berkelimpahan.Di tangan Tuhan, yang sedikit menjadi banyak dan yang kurang menjadi berkelimpahan.
Ya Tuhan, bimbinglah hati kami agar selalu peka dan terbuka untuk berbagi kasih dengan sesama. Amin.(gg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Renungan Katolik Hari Ini Senin 5 Agustus 2024
Menaruh Belas Kasih kepada Sesama
Renungan Katolik
Tribun Flores.com
| Renungan Harian Katolik Senin 5 Agustus 2024, Membagi-bagikannya kepada Orang Banyak |
|
|---|
| Injil Katolik Hari Ini Senin 5 Agustus 2024 Lengkap Mazmur Tanggapan |
|
|---|
| Bacaan Liturgi Hari Ini Senin 5 Agustus 2024, Masa Biasa Pekan XVIII |
|
|---|
| Peringatan Santu dan Santa Pelindung Hari Ini Senin 5 Agustus 2024 |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Senin 5 Agustus 2024, Belas Kasihan Menggerakkan |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.