Minggu, 10 Mei 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungn Harian Katolik Jumat 30 Agustus 2024, Kehidupan Baru

Mari simak renungan harian Katolik Jumat 30 Agustus 2024.Tema renungan harian katolik kehidupan baru.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungn Harian Katolik Jumat 30 Agustus 2024, Kehidupan Baru
TRIBUNFLORES.COM / GG
IKUT MISA - Mosalaki Detukeli mengenakan busana adat saat misa hari bumi dan peresmian Agroliterasi -Ekoliterasi Paroki Detukeli Ende Flores, NTT, Minggu 21 April 2024.Mari simak renungan harian Katolik Jumat 30 Agustus 2024.Tema renungan harian katolik kehidupan baru. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan harian Katolik Jumat 30 Agustus 2024.

Tema renungan harian katolik kehidupan baru.

Renungan harian katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Jumat Biasa XXI, Beato Ghabra Mikael, Martir, Santo Heribertus, Uskup, dengan Warna Liturgi Hijau.

Baca juga: Bacaan Injil Katolik Hari Ini Jumat 30 Agustus 2024 Pekan XXI

 

Adapun Bacaan Liturgi Katolik Hari Jumat 30 Agustus 2024 adalah sebagai berikut:

Bacaan Pertama 1Kor 1:17-25

Kami memberitakan Kristus yang tersalib,suatu sandungan bagi kebanyakan orang,tetapi bagi mereka yang terpanggil, merupakan hikmat Allah.

Saudara-saudara, Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, melainkan untuk memberitakan Injil; dan ini pun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan sampai menjadi sia-sia. 

Sebab pemberitaan tentang salib memang suatu kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

Karena ada tertulis, ‘Aku akan membinasakan hikmat orang-orang arif dan melenyapkan kearifan orang-orang bijak.’ Di manakah terdapat orang berhikmat? Di manakah si ahli Taurat? Di manakah orang cerdik pandai dari dunia ini?

Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan? Sebab hikmat Allah telah menentukan bahwa dunia dengan hikmatnya tidak mengenal Allah. Oleh karena itu Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya berkat kebodohan pemberitaan Injil.

Orang Yahudi menuntut tanda dan orang Yunani mencari hikmat. Tetapi kami memberitakan Kristus yang tersalib,suatu sandungan bagi orang Yahudi, Tetapi bagi mereka yang dipanggil, baik Yahudi maupun bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan dan hikmat Allah! Karena yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya daripada manusia, dan yang lemah dari Allah lebih kuat daripada manusia.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm 33:1-2.4-5.10ab.11

Ref: Bumi penuh dengan kasih setia Tuhan.

Bersorak-sorailah dalam Tuhan, hai orang-orang benar! Sebab memuji-muji itu layak bagi orang jujur. Bersyukurlah kepada Tuhan dengan kecapi,bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali!

Sebab firman Tuhan itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. Ia senang kepada pada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia-Nya.

Tuhan menggagalkan rencana bangsa-bangsa;Ia meniadakan rancangan suku-suku bangsa. Tetapi rencana Tuhan tetap selama-lamanya,rancangan hati-Nya turun-temurun.

Bait Pengantar Injil Luk 21:36

Berjaga-jagalah dan berdoalah selalu,agar kalian layak berdiri di hadapan Anak Manusia.

Bacaan Injil Mat 25:1-13

Lihatlah pengantin datang, pergilah menyongsong dia!

Pada suatu hari Yesus mengucapkan perumpamaan ini kepada murid-murid-Nya, “Hal Kerajaan Surga itu seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong pengantin. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.

Yang bodoh membawa pelita, tetapi tidak membawa minyak. Sedangkan yang bijaksana, selain pelita juga membawa minyak dalam buli-bulinya. Tetapi karena pengantin itu lama tidak datang-datang, mengantuklah mereka semua, lalu tertidur.

Tengah malam terdengarlah suara orang berseru, ‘Pengantin datang! Songsonglah dia!’ Gadis-gadis itu pun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka.

Yang bodoh berkata kepada yang bijaksana, ‘Berilah kami minyakmu sedikit, sebab pelita kami mau padam.’Tetapi yang bijaksana menjawab, ‘Tidak, jangan-jangan nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kalian. Lebih baik kalian pergi membelinya pada penjual minyak.’

Tetapi sementara mereka pergi membelinya, datanglah pengantin, dan yang sudah siap sedia masuk bersama dia ke dalam ruang perjamuan nikah. Lalu pintu ditutup.

Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata, ‘Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu!’ Tetapi tuan itu menjawab, ‘Sungguh, aku berkata kepadamu, aku tidak mengenal kalian.’

Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun saatnya.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Katolik

Sebagai anak-anak Allah, kita dipanggil dari kehidupan lama untuk masuk ke dalam kehidupan baru. Artinya, kita yang dahulu anak-anak dunia yang binasa, sekarang menjadi anak-anak Allah. Rasul Paulus mengerti kebenaran ini yang didasarkan pada salib Yesus Kristus. la menjadi pemberita Injil yang tidak berdasarkan hikmatnya sendiri, melainkan hikmat salib.

Panggilan yang sama pada prinsipnya ditujukan kepada kita semua; bahwa kita adalah orang yang telah percaya kepada Kristus. Kita yang dahulu mati dalam dosa, namun ketika mendengarkan Injil, kita diselamatkan untuk menjadi milik Kristus. Yesus disalibkan untuk menjadi tebusan agar kita yang percaya kepada-Nya diselamatkan dan dibebaskan dari segaJa dosa dan kebinasaan. 

Marilah kita merenungkan panggilan kita di dalam Yesus bahwa kita dipanggil untuk menjadi pemberita Injil. Kehidupan kita bersama Kristuslah yang dapat kita beritakan, yaitu bagaimana Yesus mengubah karakter kita dan bagaimana Dia mengampuni kita serta bagaimana Dia menyertai kita dalam masa suram kehidupan kita.

Peristiwa salib adalah momen di mana Tuhan mau merasakan secara radikal peliknya kehidupan kita. Karena itu, kita pun diundang untuk menikmati persekutuan yang intim bersama Allah, di mana kita dijadikan anak-Nya yang benar-benar dikasihi. Pada saat yang sama, kita diundang dan diutus untuk memberitakan kasih karunia Tuhan yang ada dalam Kristus; tidak berdasarkan hikmat kita, tetapi hikmat Allah melalui salib. 

Tuhan, bantulah kami untuk setia menantikan kedatangan kerajaan-Mu dengan hidup suci dan penuh kasih. Amin.  (gg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved