Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Rabu 25 September 2024, Lakukanlah

Mari simak renungan Katolik Rabu 25 September 2024.Tema renungan Katolik yaitu Lakukanlah. Baca renungan harian katolik hari ini.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Rabu 25 September 2024, Lakukanlah
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
GEREJA TIMOR LESTE - Gereja Paroki Catedral da Imaculada Conceição, Timor Leste.Mari simak renungan Katolik Rabu 25 September 2024.Tema renungan Katolik yaitu Lakukanlah. Baca renungan harian katolik hari ini. 

Oleh: Sr. M. Laura P.Karm

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik Rabu 25 September 2024.

Tema renungan Katolik yaitu Lakukanlah.

Renungan katolik disusun oleh Sr. M. Laura P.Karm.

Renungan katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Rabu 25 September 2024 merupakan Hari Rabu Biasa XXV, Santo Nikolas dari Flue, Pengaku Iman, Santo Sergius dari Radonezh, Abbas, dengan Warna Liturgi Hijau.

Baca juga: Injil Katolik Hari Ini Rabu 25 September 2024 Lengkap Mazmur Tanggapan

 

Adapun Bacaan Liturgi Katolik Hari Rabu 25 September 2024 adalah sebagai berikut:

Bacaan Pertama Ams 30:5-9

Janganlah aku Kauberi kemiskinan atau kekayaan, melainkan hanyalah kebutuhan hidupku secukupnya.

Semua sabda Tuhan adalah murni. Tuhan itu perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya. Jangan menambahi sabda-Nya, supaya engkau tidak ditegur oleh-Nya dan dianggap pendusta. Dua hal yang kumohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni: Jauhkanlah daripadaku kecurangan dan kebohongan. 

Janganlah aku kauberi kemiskinan atau kekayaan; biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Jangan sampai kalau aku kenyang, lalu menyangkal-Mu, dan berkata: Siapa Tuhan itu? Atau kalau aku miskin, aku mencuri dan mencemarkan nama Allahku.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm 119:29.72.89.101.104.163

Ref:Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah pelita bagi langkahku.

Jauhkanlah jalan dusta dari padaku, dan karuniakanlah hukum-Mu kepadaku.

Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku,lebih berharga daripada ribuan keping emas dan perak.

Untuk selama-lamanya, ya Tuhan,firman-Mu tetap teguh di surga. Terhadap segala jalan kejahatan aku menahan kakiku,supaya aku berpegang pada firman-Mu.

Aku beroleh pengertian dari titah-titah-Mu, itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta.

Aku benci dan merasa jijik terhadap dusta,tetapi hukum-Mu kucintai.

Bait Pengantar Injil Mrk 1:15

Kerajaan Allah sudah dekat.Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.

Bacaan Injil Luk 9:1-6

Ia mengutus para murid mewartakan Kerajaan Allah dan menyembuhkan orang-rang sakit.

Sekali peristiwa Yesus memanggil keduabelas murid-Nya,lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit. 

Ia mengutus mereka untuk mewartakan Kerajaan Allah dan menyembuhkan orang. 

Yesus berkata kepada mereka, “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan. Jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju. 

Apabila kalian diterima di suatu rumah, tinggallah di situ sampai kalian berangkat dari situ. 

Dan kalau ada orang yang tidak mau menerima kalian, keluarlah dari kota mereka, dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka.”

Lalu pergilah mereka, dan menjelajah segala desa,sambil memberitakan Injil serta menyembuhkan orang sakit di segala tempat.

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Katolik

Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta (Ams 30:6)

Ams 30:5-9 Mzm 119:29.72.89.101.104.163 Luk 9:1-6.

Dalam dunia pekerjaan, pendidikan atau di dalam keluarga selalu ada yang namanya aturan, baik itu tertulis ataupun tidak tertulis. Dari banyaknya aturan yang ada seringkali kita tidak melakukannya dan bahkan sering pula terlontar dari mulut kita kata-kata `harusnya begini..., begitu....` Kita cenderung untuk membuat peraturan baru yang kita nilai lebih baik, padahal kita juga tidak melakukan apa yang kita katakan. Sebagai orang tua, kita pasti memberikan arahan yang baik kepada anak-anak, begitupun dengan atasan yang seringkali membuat aturan-aturan untuk dituruti, tetapi kalau kita lihat justru seringkali merekalah yang tidak melakukan itu semua.

Dalam kitab Amsal yang kita baca hari ini, kita diajak untuk melakukan apa yang sudah ada dan yang menjadi bagian kita. Kita diajak untuk merasa cukup dan bersyukur untuk apa yang ada (bdk. ay. 8). Lakukanlah satu perintah-Nya dan jangan menjadikan diri kita seorang pendusta yang menyuarakan hal baik, tetapi tidak dapat melakukannya. Marilah kita meneladan Yesus yang melakukan semua kehendak Bapa dan menggenapi apa yang dikatakan-Nya. (https://renunganpkarmcse.com/) (gg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved