Rabu, 10 Juni 2026

Hari Anti Korupsi Sedunia di Sikka

Ini Komitmen Tegas Pemda Sikka Cegah Korupsi PBJ

Pencegahan tindak pidana korupsi melalui pengadaan barang dan jasa menjadi komitmen Pemda Sikka untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan

Tayang:
Penulis: Cristin Adal | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Ini Komitmen Tegas Pemda Sikka Cegah Korupsi PBJ
TRIBUNFLORES.COM/HO-IST
FGD di Kabupaten Sikka yang digelar Kejari Sikka di Hotel Go Maumere. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Cristin Adal

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Pencegahan tindak pidana korupsi melalui pengadaan barang dan jasa menjadi komitmen Pemda Sikka untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan menciptakan sistem yang transparan, akuntabel, efektif dan efisien sehingga dapat meminimalisir terjadinya praktek-praktek korupsi. 

"FGD ini sebuah forum yang baik bagi pelaku pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Sikka.  Selaku pimpinan daerah, saya memiliki komitmen yang sama dalam memenuhi segalah kebutuhan masyarakat kita. Bahwa dalam seluruh proses pengadaan barang dan jasa itu masih ada proses dan kekurangan kita perlu perbaiki,"kata Penjabat Bupati Sikka, Adrianus Firminus Parera, S.E, M.Si selaku narasumber dari Pemda Sikka saat FGD Hari Anti Korupsi di Kota Maumere, Sikka yang berlangsung di Hotel Go Maumere, Senin,9 Desember 2024 pagi. 

Pj Bupati Sikka ini mengatakan sebagai pembinan ASN ia selalu mengingatkan para ASN untuk kembali pada afirmasi postif masing-masing untuk melawan niat korupsi.

"Untuk lawan korupsi itu harus dengan afirmasi positif dari diri sendiri. Semakin besar kelemahan maka semakin besar korupsi. Sistem dan pengawasan bagus tapi kalau pribadi tidak memiliki afirmasi positif maka korupsi bisa saja terjadi," ujarnya.

 

 

 

 

Baca juga: BREAKING NEWS : Kajari Ina Malo : Ada Keluhan Cari PPK Sulit Lebih Sulit dari Cari Jodoh

 

 

 

 

Pj Bupati Sikka yang dikenal dengan nama Alfin Parera ini juga mengungkapkan bahwa ada 8 ASN terjerat kasus korupsi karena pengadaan barang dan jasa.  Dari kasus ini ia coba mencari tahu dan mendalami asal fraud atau kecurangan terjadi. 

"Setidaknya ada 8 ASN Kabupaten Sikka terjerat kasus korupsi karena proses ini (PBJ). Saya coba teliti asal fraud dari mana, apakah terlalu membangun rasionalitas ataukah kesempatan menyalagunakan wewenang atau terlalu yakin dalam perhitungan. Tiga Komponen ini  berdasarkan eksplorasi saya yang tidak mendalam. Minimal ini menjadi pertimbangan para ASN kita,"kata Alfin.

Berita TribunFlores.com Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved