Paskah 2025 di Labuan Bajo
Umat Katolik Labuan Bajo Khusyuk Ikuti Jumat Agung Meski Diguyur Hujan
Meskipun hujan mengguyur Labuan Bajo, umat tetap khusyuk menjalankan ibadah. Suasana yang sama terlihat pula saat visualisasi
Penulis: Berto Kalu | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/LABUAN-BAJO-Umat-Katolik-di-Keuskupan-Labuan-Bajo-tampak-khusyuk.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN-FLORES.COM, Berto Kalu
TRIBUN-FLORES.COM, LABUAN BAJO - Umat Katolik di wilayah Keuskupan Labuan Bajo, memadati gereja-gereja untuk mengikuti prosesi penghormatan salib Yesus atau lazim disebut "mencium salib" sebagai bentuk penghormatan kepada Yesus yang wafat di kayu salib, Jumat (18/4/2025) sore.
Meskipun hujan mengguyur Labuan Bajo,umat tetap khusyuk menjalankan ibadah. Suasana yang sama terlihat pula saat visualisasi jalan salib memperlihatkan tahap demi tahap sengsara Yesus sampai wafat disalib, pada Jumat pagi.
Seperti disaksikan di Gereja Katedral Roh Kudus Labuan Bajo, umat tetap khusyuk dalam doa meski hujan mengguyur Labuan Bajo.
Prosesi Jumat Agung ini merupakan hari kedua dalam Trihari Suci. Rangkaian perayaannya dimulai dari Kamis Putih untuk mengenangkan Yesus yang merendahkan diri karena kasih-Nya, Jumat Agung untuk mengenangkan sengsara dan wafat Yesus, dan malam Paskah untuk merayakan kebangkitan Tuhan.
Baca juga: Umat Lintas Agama di Kota Ruteng Berkabung, Tablo Jalan Salib Terpusat di Natas Labar
Uskup Labuan Bajo Mgr Maksimus Regus menyebut, pesan utama dalam perayaan Jumat Agung adalah bagaimana gereja dan umat ambil bagian dalam merawat ciptaan Tuhan, sebagaimana tema umum perayaan Paskah 2025 yang dibingkai dalam pertobatan ekologis, untuk merawat kehidupan dan ciptaan.
"Kita diajak untuk ambil bagian dalam usaha untuk merawat ciptaan dengan memperhatikan kehidupan sekitar, dalam hal kecil seperti membersihkan sampah. Dan juga perawatan ciptaan yang lainnya, bagian dari usaha kita untuk menjaga seluruh ekosistem ekologi ini terutama untuk mendukung keberlanjutan pariwisata yang berkeadilan di Labuan Bajo ini," pesan Maksimus.
Maksimus mengatakan perayaan Jumat Agung di Labuan Bajo berjalan dengan sangat baik. Ia mengapresiasi keterlibatan komunitas lintas agama yang memberikan dukungan moril selama perayaan Jumat Agung.
"Kesan kami tentu ibadat jalan salib hingga cium salib hari ini berjalan dengan sangat baik, sangat khusyuk, meskipun tadi hujan yang cukup deras, tetapi umat tetap dengan penuh antusias rohani mengikuti dari awal sampai akhir," imbuhnya.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News