Jumat, 17 April 2026

Gunung Lewotobi Erupsi

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi, Tinggi Kolom 1,5 KM

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali erupsi, Selasa 22 April 2025.Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 31.8 mm dan durasi 159 detik.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi, Tinggi Kolom 1,5 KM
TRIBUNFLORES.COM / MAGMA INDONESIA
LEWOTOBI - Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali erupsi, Selasa abu 22 April 2025.Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi, Tinggi Kolom 1,5 KM 

TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI - Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi, Selasa 22 April 2025.

Hal itu disampaikan petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Stanislaus Ara Kian dalam laman magmaesdm.go.id Selasa siang.

Kata dia, erupsi pertama pukul 09.43 Wita, kolom erupsi tidak teramati. 

Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 31.8 mm dan durasi 159 detik.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Tadi Pagi Meletus, Tinggi Kolom Capai 1 Kilo Meter

 

Letusan kedua pukul 10.00 Wita dengan tinggi kolom abu teramati ± 1500 m di atas puncak (± 3084 m di atas permukaan laut). 

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. 

Letusan ketiga, pukul 10:14 Wita. Visual letusan tidak teramati.

Pihaknya mengeluarkan beberapa rekomendasi:

1. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.

2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.

3. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.

4. Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

5. Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.

6. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki. Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau mengubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606 (sumber magmadesdm.go.id/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved