Gunung Lewotobi Laki Laki Erupsi
Status Masih Awas, Gunung Lewotobi Laki-laki 1 Kali Gempa Hembusan
Leowotobi Laki-laki masih bersatus Awas. Masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dan sektoral Barat sejauh 7 km pusat erupsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/VISUAL-GAL-23-MEI.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA- Gunung Lewotobi Laki-laki masih menunjukan aktivitas vulkanisnya hingga Jumat, 23 Mei 2025. Gunung api yang berada di Kabupaten Flores Timur ini masih bersatus Awas atau Level IV.
Berdasarkan laporan Petugas Posmat Gunung Leowotobi Laki-laki, Yohanes Kolli Sorywutun, teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 100-800 meter dari puncak pada periode 12:00-18:00 Wita.
Berdasarkan pengamatan kegempaan tercatat terjadi 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 11 mm, dan lama gempa 33 detik.
Kemudian 7 kali Harmonik dengan amplitudo 4.4-7.4 mm, dan lama gempa 47-131 detik. Ada 3 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.9-7.4 mm, S-P 1.7-2 detik dan lama gempa 9-13 detik. Dan 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 4.4 mm, S-P 29.8 detik dan lama gempa 89 detik.
Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki 2 Kali Gempa Hembusan, Arah Angin Lemah ke Arah Barat
PVMBG pun merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dan Sektoral Barat-Utara-Timur Laut sejauh 7 km dari pusat erupsi.
Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
Masyarakat di sekitar gunung mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Baca juga: Kepala BNPB Ingatkan Pemda Jangan Berlarut-larut dalam Penanganan Erupsi Lewotobi di Flores Timur
Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki. Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki.
Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News