Berita Ende
Bupati Ende Ungkap Alasan Kasat Pol PP Ende Dinonaktifkan Sementara
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda menonaktifkan sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Ende, Emanuel Taji terhitung sejak
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/BERI-KETERANGAN-Bupati-Ende-Yosef-Benediktus-Badeoda-di-Ende.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda menonaktifkan sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Ende, Emanuel Taji terhitung sejak Kamis (5/6/2025).
Penonaktifan itu disinyalir merupakan buntut dari kekecewaan Bupati Yosef Badeoda terhadap Emanuel Taji yang dinilai tidak mampu menjalankan tugas secara maksimal bahkan dua kali berhasil diterobos para kontraktor saat mendatangi Kantor Bupati Ende guna meminta hak mereka.
"Dua kali Bupati diterobos masuk pendemo yang semestinya diatur dengan benar dan itu harus dijaga Pol PP," ungkap Bupati Yosef Badeoda usai menyerahkan hewan kurban Idul Adha di Lapangan Perse, Jumat (6/6/2025) pagi.
Baca juga: Ribuan Umat Islam di Ende Ikut Sholat Idul Adha, Gadir Dean Titip Pesan Harus Peduli Sesama
Ia menyebut, Emanuel Taji dinonaktifkan sementara dari jabatannya sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Ende dan akan diperiksa oleh tim pemerintah guna mencari tahu penyebab kelalaian tersebut.
Ia bahkan menyebutkan, SK penonaktifan sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Ende sudah diterbitkan dan sudah disampaikan kepada Eman Taji.
Emanuel Taji yang berhasil dikonfirmasi TribunFlores.com melalui telepon selularnya, Jumat (6/6/2025) pagi mengaku sudah menerima SK penonaktifan dirinya dari jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Ende.
Dengan suara berat dan tertahan, Eman Taji mengaku sudah menerima SK penonaktifan dirinya dari jabatan Kasat Pol PP Kabupaten Ende.
"Saya terimalah karena inikan keputusan Bupati dan sebagai staf jadi saya terima, SK nya saya sudah terima," ucap Eman Taji.
Saat ini, dia mengaku ditempatkan di Sat Pol PP Kabupaten Ende jadi staf biasa. Sedangkan Plt Kasat Pol PP Kabupaten Ende diisi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ende, Gabriel Dala Ema.
Pada Rabu (26/3/2025) lalu, puluhan kontraktor di Kabupaten Ende mendatangi Kantor Bupati Ende dan mengamuk.
Pasalnya uang pekerjaan puluhan paket proyek yang sudah selesai dikerjakan sejak tahun 2024 lalu belum diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Ende. Pada saat itu mereka berhasil menemui Bupati Yosef Badeoda dan menyampaikan unek-unek mereka.
Pada, Selasa (3/6/2025), para kontraktor kembali mendatangi Kantor Bupati Ende dan sempat marah-marah.
Mereka merasa ditipu oleh pemerintah karena hingga saat ini uang pekerjaan puluhan paket proyek yang sudah selesai dikerjakan sejak tahun 2024 lalu belum juga dibayar.
Beberapa anggota Sat Pol PP yang berada di Kantor Bupati Ende tidak mampu menenangkan para kontraktor yang memaksa masuk dan menemui Bupati Yosef Badeoda di ruang kerjanya. (bet)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News