Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Harian Katolik Selasa 24 Juni 2025, Jangan Berkecil Hati
Mari simak renungan harian Katolik Selasa 24 Juni 2025. Tema renungan harian Katolik jangan berkecil hati.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Mari-simak-Bacaan-Injil-Katolik-Kamis-12-Oktober-2023.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan harian Katolik Selasa 24 Juni 2025.
Tema renungan harian Katolik jangan berkecil hati.
Renungan harian Katolik ada dibagian akhir artikel ini.
Hari Selasa 24 Juni 2025 merupakan hari raya kelahiran St.Yohanes pembaptis dengan warna liturgi putih.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 24 Juni 2025, Harus Rendah Hati
Adapun bacaan liturgi Katolik hari Selasa 24 Juni 2025 adalah sebagai berikut:
Bacaan Pertama Yes. 49:1-6
Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! Tuhan telah memanggil aku sejak dari kandungan, telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku.
Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam dan membuat aku berlindung dalam naungan tangan-Nya. Ia telah membuat aku menjadi anak panah yang runcing, dan menyembunyikan aku dalam tabung panah-Nya.
Ia berfirman kepadaku, “Engkau adalah hamba-Ku, Israel , dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku.”
Tetapi aku berkata, “Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia! Namun, hakku terjamin pada Tuhan, dan upahku pada Allahku.”
Tuhan telah membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya; dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya.
Maka aku dipermuliakan di mata Tuhan, dan Allah yang menjadi kekuatanku sekarang berfirman, “Terlalu sedikit bagimu untuk hanya menjadi hamba-Ku, hanya menegakkan suku-suku Yakub, dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara.
Maka Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang daripada-Ku sampai ke ujung bumi.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur Kepada Allah.
Mazmur Tanggapan Mzm. 139:1-3,13-14ab,14c-15
Ref. Aku wartakan karya agung-Mu, Tuhan, karya agung-Mu karya keselamatan.
Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; Engkau mengetahui apakah aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. Engkau memeriksa aku kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumiliki.
Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, Engkaulah yang menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena misteri kejadianku, ajaiblah apa yang Kauperbuat.
Jiwaku benar-benar menyadarinya, tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah.
Bacaan Kedua Kis. 13:22-26
Pada suatu hari Sabat, di rumah ibadat di Antiokhia Paulus berkata, “Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja umat-Nya.
Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.
Dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus.
Menjelang kedatangan Yesus itu, Yohanes telah menyerukan kepada seluruh bangsa Israel supaya mereka bertobat dan memberi diri dibaptis.
Dan ketika hampir selesai menunaikan tugasnya, Yohanes berkata: Aku bukanlah Dia yang kamu sangka; tetapi Dia akan datang kemudian daripada aku. Membuka kasut dari kaki-Nya pun aku tidak layak.
Hai saudara-saudara, baik yang keturunan Abraham, maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur Kepada Allah.
Bait Pengantar Injil Luk 1:76
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya.
Engkau, hai anak-Ku, akan disebut nabi Allah yang Mahatinggi karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan bagi-Nya.
Bacaan Injil Luk. 1:57-66,80
Pada suatu hari Sabat, di rumah ibadat di Antiokhia Paulus berkata, “Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja umat-Nya. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.
Dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus. Menjelang kedatangan Yesus itu, Yohanes telah menyerukan kepada seluruh bangsa Israel supaya mereka bertobat dan memberi diri dibaptis.
Dan ketika hampir selesai menunaikan tugasnya, Yohanes berkata: Aku bukanlah Dia yang kamu sangka; tetapi Dia akan datang kemudian daripada aku. Membuka kasut dari kaki-Nya pun aku tidak layak. Hai saudara-saudara, baik yang keturunan Abraham, maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita.”
Pada waktu itu, genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika para tetangga serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepada Elisabet, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia.
Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu, dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya. Tetapi Elisabet ibunya, berkata, “Jangan, ia harus dinamai Yohanes.”
Kata mereka kepadanya, “Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian.” Lalu mereka memberi isyarat kepada Zakharia untuk bertanya nama apa yang hendak ia berikan kepada anaknya itu.
Zakharia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini, ”Namanya adalah Yohanes.” Dan mereka pun heran semuanya. Seketika itu juga terbukalah mulut Zakharia dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah.
Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea. Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya, dan berkata, “Menjadi apakah anak itu nanti?”
Sebab tangan Tuhan menyertai dia. Anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Ia kemudian tinggal di padang gurun sampai tiba harinya ia harus menampakkan diri kepada Israel.
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik
Bapak, ibu dan saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Hari ini kita merayakan Kelahiran Santo Yohanes Pembaptis. Kelahirannya membawa kejutan karena nama yang diberikan kepadanya adalah Yohanes, bukan Zakharia seperti yang diharapkan mengikuti tradisi. Dalam tradisi Yahudi pada waktu itu, biasanya anak diberi nama mengikuti nama ayahnya atau dalam beberapa kasus nama kakek atau leluhurnya. Dalam Injil Lukas, Zakharia menegaskan bahwa nama itu diberikan sesuai perintah malaikat yang menyatakan dalam mimpinya bahwa anak mereka harus diberi nama Yohanes.
Butuh waktu cukup lama bagi Elisabet dan Zakharia untuk mempunyai anak. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita bahwa kadang-kadang Tuhan memiliki rencana yang berbeda dari yang kita harapkan. Sebab itu, bagi mereka yang saat ini barangkali belum mendapatkan kebahagiaan memiliki anak, jangan berkecil hati. Percayalah, Tuhan memiliki rencana yang indah di depan sana. Yang terpenting tetap bersabar, terbuka, dan penuh harapan.
Keputusan Elisabet dan Zakharia untuk memberi nama Yohanes menunjukkan bahwa mereka mendengarkan perintah Tuhan. Nama Yohanes sendiri memiliki makna yang khusus, yaitu 'Tuhan Pemurah,' yang sesuai peran yang akan dijalani anak itu. Dia muncul sebagai seorang nabi yang kuat dan penuh keberanian, memanggil umat manusia untuk bertobat dan mempersiapkan hati mereka untuk kedatangan Mesias yang dijanjikan. Kenyataan ini menjadi pelajaran penting bagi pasangan suami-istri yang sudah diberkati dengan kehadiran anak dalam keluarga, yakni bahwa anak-anak adalah anugerah terindah dari Tuhan yang harus dijaga dan dibimbing dengan baik agar tumbuh menjadi pribadi yang berbakti kepada Tuhan dan sesama.
Ya Tuhan, berilah kami keberanian dan tekad untuk menjalankan panggilan-Mu dalam setiap aspek kehidupan kami. Amin. (sumber the katolik.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.