Sabtu, 2 Mei 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Rabu 25 Juni 2025, Waspada terhadap Nabi-nabi Palsu

Mari simak renungan Katolik Rabu 25 Juni 2025. Tema renungan Katolik waspada terhadap nabi-nabi palsu. Baca renungan katolik hari ini.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Rabu 25 Juni 2025, Waspada terhadap Nabi-nabi Palsu
TRIBUNFLORES.COM / HO-BRUDER
Br. Pio Hayon, SVD.Mari simak renungan Katolik Rabu 25 Juni 2025. Tema renungan Katolik waspada terhadap nabi-nabi palsu. Baca renungan katolik hari ini. 

Oleh: Bruder Pio Hayon SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik Rabu 25 Juni 2025.

Tema renungan Katolik waspada terhadap nabi-nabi palsu.

Renungan Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Hari Rabu 25 Juni 2025 merupakan hari Rabu biasa, Santo Gulielmus, Abbas, Santa Febonia, Pengaku Iman dan Martir, dengan warna liturgi hijau.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 25 Juni 2025, Waspada Nabi-nabi Palsu 

 

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Rabu 25 Juni 2025 adalah sebagai berikut:

Bacaan Pertama Kejadian 15:1-12.17-18

Pada suatu ketika datanglah sabda Tuhan kepada Abram dalam suatu penglihatan, “Janganlah takut Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar.” Abram menjawab, “Ya Tuhan Allah, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku?

Aku akan meninggal tanpa mempunyai anak, dan yang akan mewarisi isi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu.” Lagi kata Abram, “Engkau tidak memberi aku keturunan, sehingga seorang hambakulah yang nanti menjadi ahli warisku.”

Tetapi datanglah sabda Tuhan kepadanya demikian, “Orang itu tidak akan menjadi ahli warismu!” Lalu Tuhan membawa Abram ke luar serta bersabda, “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang jika engkau dapat!” Maka sabda-Nya kepada Abram, “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”

Lalu Abram percaya kepada Tuhan; maka Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. Tuhan bersabda lagi kepada Abram, “Akulah Tuhan, yang membawa engkau keluar dari Ur-Kasdim guna memberimu negeri ini menjadi milikmu.”

Tetapi Abram menjawab, “Ya Tuhan Allah, dari manakah aku tahu bahwa aku akan memilikinya?” Sabda Tuhan kepadanya, “Ambillah bagi-Ku seekor lembu betina berumur tiga tahun, seekor kambing betina berumur tiga tahun, seekor domba jantan berumur tiga tahun, seekor burung tekukur dan seekor anak burung merpati.”

Abram mengambil semuanya itu, membelahnya menjadi dua lalu diletakkannya belahan-belahan itu berdampingan, tetapi burung-burung itu tidak ia belah. Ketika burung-burung buas hinggap di atas daging binatang-binatang itu, maka Abram mengusirnya. Menjelang matahari terbenam, tertidurlah Abram dengan nyenyak.

Lalu gelap gulita yang mengerikan turun meliputinya. Ketika matahari telah terbenam, dan hari menjadi gelap, maka kelihatanlah perapian yang berasap beserta suluh yang berapi lewat di antara potongan-potongan daging itu.

Pada hari itulah Tuhan mengadakan perjanjian dengan Abram serta bersabda, “Kepada keturunanmulah Kuberikan tanah ini, dari sungai Mesir sampai ke sungai Efrat yang besar itu.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm. 105:1-2.3-4.6-7.8-9

Ref. Selamanya Tuhan ingat akan perjanjian-Nya.

Bersyukurlah kepada Tuhan, serukanlah nama-Nya, maklumkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa. Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!

Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersuka hati orang-orang yang mencari Tuhan. Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya!

Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya; Dialah Tuhan, Allah kita, ketetapan-Nya berlaku di seluruh bumi. 4.Selama-lamanya Ia ingat akan perjanjian-Nya, akan firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan; akan perjanjian yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak.

Bait Pengantar Injil Yohanes 15:4

Ref. Alleluya.

Tinggallah dalam Aku, dan Aku dalam kamu, sabda Tuhan; barangsiapa tinggal dalam Aku, akan menghasilkan banyak buah.

Bacaan Injil Matius 7:15-20

Dalam kotbah di bukit Yesus berkata, “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.

Dari buahnyalah kalian akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri, atau buah ara dari rumput duri? Camkanlah setiap pohon yang baik akan menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik akan menghasilkan buah yang tidak baik.

Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kalian akan mengenal mereka.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Katolik

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Salam sejahtera untuk kita semua. Nabi-nabi itu pada dasarnya  adalah utusan Tuhan yang diberi tugas khusus untuk menjadi perpanjangan suara Tuhan. Namun juga bisa terjadi orang bisa menjadikan dirinya “nabi” tapi bukan mewakili suara Tuhan tapi lebih pada keinginan kemanusiawian semata. 

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Dalam bacaan hari ini, kita diingatkan tentang pentingnya kepekaan rohani dan kemampuan untuk membedakan antara kebenaran dan kepalsuan. Tema "Waspada terhadap nabi-nabi palsu" mengajak kita untuk merenungkan bagaimana kita dapat mengenali ajaran yang sesat dan tetap setia pada jalan yang benar. Bacaan-bacaan yang kita renungkan hari ini dari bacaan pertama dalam Kejadian 15:1-12, 17-18, kita melihat bagaimana Allah membuat perjanjian dengan Abram, menjanjikan keturunan yang banyak dan tanah yang luas. 

Perjanjian ini diteguhkan melalui ritual yang khidmat. Abram percaya kepada Tuhan, dan imannya diperhitungkan sebagai kebenaran. Kisah ini mengingatkan kita akan pentingnya iman dan kepercayaan kepada janji-janji Allah, meskipun kita mungkin tidak melihat bagaimana janji itu akan digenapi. Sedangkan dalam Injil Matius 7:15-20, Yesus memperingatkan murid-murid-Nya untuk waspada terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepada mereka dengan menyamar seperti domba, padahal sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.

Yesus memberikan kunci untuk mengenali mereka: "Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka." Pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, dan pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Ini berarti bahwa kita harus melihat pada tindakan dan ajaran seseorang untuk mengetahui apakah mereka benar-benar utusan Allah. Yesus menekankan bahwa kita dapat mengenali nabi palsu dari buah yang mereka hasilkan. Buah yang baik mencerminkan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri (Galatia 5:22-23). Sebaliknya, buah yang buruk mencerminkan keserakahan, keegoisan, dan ajaran yang menyesatkan.

Maka refleksi atas permenungan kita dari bacaan-bacaan hari ini adalah Kepekaan Rohani: Apakah kita melatih kepekaan rohani kita untuk membedakan antara kebenaran dan kepalsuan? Apakah kita rajin membaca dan merenungkan Kitab Suci, serta berdoa memohon bimbingan Roh Kudus? Mengenali Buah: Apakah kita memperhatikan buah yang dihasilkan oleh orang-orang yang kita dengarkan dan ikuti? Apakah ajaran mereka membawa kita lebih dekat kepada Kristus, ataukah justru menjauhkan kita dari-Nya? Kesetiaan pada Kebenaran: Apakah kita berani untuk menolak ajaran yang sesat, meskipun itu populer atau menarik? Apakah kita siap untuk membela kebenaran Injil, meskipun itu berarti menghadapi penolakan atau penganiayaan?

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Pesan untuk kita, pertama: hari ini, marilah kita memohon kepada Tuhan agar memberikan kita hikmat dan kepekaan rohani untuk mengenali nabi-nabi palsu dan tetap setia pada kebenaran Injil. Kedua, semoga kita selalu menghasilkan buah yang baik dalam hidup kita, sehingga kita dapat menjadi saksi yang hidup bagi kasih dan kebenaran Kristus di dunia ini. Ketiga, Ketiga, dengan demikian kita akan semakin siap menjadi seorang nabi yang benar-benar menjadi utusan Tuhan. (Sumber iman katolik.com/adiutami.com/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved