Berita Manggara Timur
Polisi Hery Tena Menjadi Lebih Dekat dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial
Bripka Heribertus A.B.Tena atau yang akrab disapa Polisi Hery lulusan Universitas Airlangga (UNAIR) mempunyai bukti nyata dengan mampu memberi dampak
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Alumni-UNAIR-Bripka-Heribertus-ABTena.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, BORONG-Bripka Heribertus A.B.Tena atau yang akrab disapa Polisi Hery lulusan Universitas Airlangga (UNAIR) mempunyai bukti nyata dengan mampu memberi dampak besar bagi masyarakat, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Alumni Magister Ilmu Forensik UNAIR ini kini bertugas di Polres Manggarai Timur, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, pengabdiannya melampaui tugas formal sebagai aparat penegak hukum.
Berdasarkan rilis yang diperoleh TRIBUNFLORES.COM, dari UNAIR, Kamis 3 Juli 2025, menurut Polisi Hery, kondisi masyarakat di Manggarai Timur yang masih terbatas dalam berbagai aspek membutuhkan perhatian lebih. Sebagai anggota Polri, ia merasa perlu hadir tidak
hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak semangat hidup bagi
masyarakat
"Saya ingin menunjukkan bahwa Polri bisa menjadi penguat harapan di tengah
keterbatasan," ujarnya.
Baca juga: Wagub NTT Johni Asadoma Pastikan Evaluasi Imbas Pungutan di SMAN - SMKN
Salah satu kisah yang paling berkesan bagi Hery adalah saat ia harus menempuh
perjalanan ratusan kilometer menuju pelosok desa menggunakan angkutan pedesaan.
Perjalanan tersebut dilakukan untuk membantu warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan.
Tidak hanya tenaga, ia juga menggunakan dana pribadi untuk membiayai operasional kegiatan sosialnya. Tabungan yang semula ia rencanakan untuk membeli motor,
ia alihkan untuk membayar ojek, menyewa angkutan umum, dan membeli sembako.
"Yang paling menantang adalah keterbatasan ekonomi dan ketiadaan transportasi pribadi. Tapi saya percaya, jika kita mau berjuang, pasti ada jalan,"ujarnya.
Selama bertugas dalam Operasi Damai Cartenz di Papua sejak Januari 2024, Hery tetap memantau warga yang sebelumnya ia bantu di Manggarai Timur. Ia memanfaatkan
komunikasi melalui WhatsApp untuk memastikan pasien mendapat layanan medis hingga tuntas.
Dalam pengabdiannya, polisi Hery mengaku banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai yang ia peroleh selama menempuh pendidikan di UNAIR. Salah satunya adalah konsep transformational leadership yang ia pelajari saat menjalani studi magister.
"Sebagai alumni UNAIR, saya belajar bagaimana menjadi pemimpin perubahan di tengah masyarakat. Itu yang saya terapkan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri,"katanya.
Polisi Hery berharap kegiatan sosial yang ia lakukan bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mendorong generasi muda, khususnya sesama alumni UNAIR, untuk tidak ragu menggunakan ilmu yang dimiliki untuk menebarkan kebaikan.
"Jangan pernah lelah untuk menebar kebaikan. Sekecil apa pun itu, akan sangat berarti bagi mereka yang menerimanya,"pungkasnya. (rob)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Piala Soeratin U13, Bintang Timur Atambua Bungkam Kristal FC, Krisologus Suni Jadi Penentu |
|
|---|
| Wagub NTT Johni Asadoma Pastikan Evaluasi Imbas Pungutan di SMAN - SMKN |
|
|---|
| KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Proses Pencarian Korban Masih Dilakukan |
|
|---|
| Gramedia Gelar Pameran Back to School di Atrium Lippo Plaza Kupang |
|
|---|