Kamis, 23 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Harian Katolik Selasa 29 Juli 2025, Saling Mengasihi 

Mari simak renungan harian Katolik Selasa 29 Juli 2025. Tema renungan harian Katolik saling mengasihi.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Harian Katolik Selasa 29 Juli 2025, Saling Mengasihi 
TRIBUNFLORES.COM / HO-ARJAN
RENUNGAN HARIAN KATOLIK - Gereja Katolik Yesus Kerahiman Ilahi, Aeramo di Kabupaten Nagekeo.Mari simak renungan harian Katolik Selasa 29 Juli 2025. Tema renungan harian Katolik saling mengasihi. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan harian Katolik Selasa 29 Juli 2025.

Tema renungan harian Katolik saling mengasihi.

Renungan harian Katolik disiapkan untuk hari Selasa Biasa XVII, Peringatan Wajib Santa Marta, Perawan dan sahabat Yesus, dengan warna liturgi putih.

Renungan harian Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 29 Juli 2025, Menemukan Keseimbangan dalam Hidup

 

 

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Selasa 29 Juli 2025 adalah sebagai berikut:

Bacaan Pertama 1Yoh. 4:7-16

Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.

Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.

Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

audara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.

Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.

Demikianlah kita ketahui, bahwa kita tetap berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya.

Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia.

Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah.

Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm. Mzm. 34:2-3,4-5,6-7, 8-9,10-11

Ref. Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan

Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita. Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya!

Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku. Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.

Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya. Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya! Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia!

Singa-singa muda merana kelaparan, tetapi orang-orang yang mencari TUHAN, tidak kekurangan sesuatupun yang baik. Marilah anak-anak, dengarkanlah aku, takut akan TUHAN akan kuajarkan kepadamu!

Bait Pengantar Injil Yohanes 8:12

Ref. Alleluya, alleluya

Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.

Bacaan Injil: Lukas 10:38-42

Dalam perjalanan ke Yerusalem, Yesus dan murid-murid-Nya tiba di sebuah kampung. Seorang wanita bernama Marta menerima Dia di rumahnya. Wanita itu mempunyai seorang saudara bernama Maria.

Maria itu duduk di dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya. Tetapi Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata, “Tuhan, tidakkah Tuhan peduli bahwa saudariku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”

Tetapi Tuhan menjawabnya, “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, padahal hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Katolik

Rasul Yohanes dalam Bacaan Pertama berkata, "Saudara-saudara yang terkasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah. Setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah" (IYoh. 4:7). Sebaliknya, "Siapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih" (IYoh. 4:8). Dengan demikian, hidup sebagai sesama saudara itu sangat baik jika satu sama lain saling mengasihi, dengan kasih yang berasal dari Allah. 

Marta, Maria, dan Lazarus yang dikisahkan dalam Injil adalah tiga bersaudara yang hidup saling mengasihi. Gereja hari ini merayakan mereka bertiga sebagai orang kudus karena cara hidup mereka dalam keluarga, hidup sebagai sesama saudara, hidup saling mengasihi. Mereka sungguh menghayati kehidupan yang penuh kasih itu sebagai jalan menuju kekudusan. Dengan demikian, jalan kekudusan tidak lain adalah jalan kasih. Marta, Maria, dan Lazarus adalah sahabat sejati Yesus. Maukah kita menjadi sahabat sejati Yesus? 

Ya Tuhan, ajarilah kami untuk saling mengasihi sebagai jalan menuju kekudusan. Amin. . (Sumber the katolik.com/adiutami.com/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved