Berita Kota Kupang
Dukung Penuh Pentas Budaya IKADA, Gubernur NTT Akan Eksebisi Larik Riung
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan dukungan penuh terhadap Pentas Budaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/IKADA-KUPANG.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan dukungan penuh terhadap Pentas Budaya yang digelar Ikatan Keluarga Daerah Ngada (IKADA) Kupang.
Bahkan, Gubernur Melki akan ikut berpartisipasi langsung dengan menjadi eksebisi dalam atraksi Larik Riung sebagai tanda membuka pentas budaya tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Ketua IKADA Kupang, Siprianus Radho Toly, usai beraudiensi dengan Gubernur NTT di ruang kerjanya, Selasa 5 Agustus 2025.
Baca juga: Perlu Pengawasan Ketat Cegah Siswa Keracunan Makan Bergizi Gratis di Sumba Barat
"Dalam pertemuan tadi, pak Gubernur sudah bersedia hadir dan akan membuka pentas budaya itu sekaligus menjadi eksebisi Larik Riung," ujar Dr. Sipri.
"Kami juga berterima kasih karena beliau meluangkan waktu untuk bertemu dan mendukung kegiatan ini," lanjut kata Dr Sipri.
Menurut Dr. Sipri, Gubernur NTT juga meminta agar Wakil Gubernur NTT turut hadir bersama Wali Kota Kupang dalam acara tersebut.
Kehadiran pimpinan daerah ini, kata Dr. Sipri semoga semakin memeriahkan dan memberikan apresiasi terhadap kekayaan budaya Kabupaten Ngada.
Pentas budaya IKADA, akan menampilkan dua subetnis dari Kabupaten Ngada, yaitu Etnis Riung (Larik) pertunjukan seni bela diri tradisional khas Riung dan Etnis Soa (Sagi) tinju adat khas etnis Soa yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 30 Agustus 2025, pukul 10.00 WITA, di UPTD Taman Budaya NTT, Kota Kupang.
Ketua Panitia, Antonius Gili, menyebutkan persiapan acara sudah mencapai 80 persen. Latihan intensif dilakukan oleh kedua kelompok etnis dengan melibatkan masyarakat dari kampung halaman masing-masing.
"Etnis Soa akan menampilkan pertunjukan Sagi atau tinju adat, sedangkan Etnis Riung akan menampilkan Larik atau Caci. Keduanya sudah mempersiapkan diri dan akan berkolaborasi untuk memeriahkan pentas budaya ini," jelas Antonius.
Selain itu, Ketua Seksi Acara, Letha Keu, menambahkan bahwa sebelum atraksi utama akan digelar Dero atau tarian pergaulan khas Flores yang dibawakan oleh para pelaku adat dari Soa.
"Dero sudah kami persiapkan. Kami bahkan mendatangkan bapak mama dari Soa yang merupakan pelaku adat untuk membawakan tarian ini," ujar Letha.
"Kami mengajak seluruh warga Kota Kupang dan sekitarnya untuk hadir. Selain menyaksikan atraksi budaya, pengunjung juga bisa menikmati makanan adat yang kami sediakan," tambahnya.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Perlu Pengawasan Ketat Cegah Siswa Keracunan Makan Bergizi Gratis di Sumba Barat |
|
|---|
| Ruangan Rektor IAKN Kupang Masih Disegel Mahasiswa, Aktivitas Pascasarjana Tetap Berjalan Normal |
|
|---|
| Tiga Pejabat IAKN Kupang Terima SK Pemberhentian, Masih Pertanyakan Keputusan Rektor |
|
|---|
| Fraksi Golkar Minta Relokasi Pedagang di Pantai Ndao Ende Gunakan Pendekatan Persuasif dan Bijaksana |
|
|---|