Sabtu, 16 Mei 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini Kamis 28 Agustus 2025, Berjaga-jagalah

Mari simak renungan Katolik hari ini Kamis 28 Agustus 2025. Tema renungan Katolik harii ini berjaga-jagalah.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Hari Ini Kamis 28 Agustus 2025, Berjaga-jagalah
TRIBUNFLORES.COM / HO-BRUDER
Br. Pio Hayon, SVD. Mari simak renungan Katolik hari ini Kamis 28 Agustus 2025. Tema renungan Katolik harii ini berjaga-jagalah. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari ini Kamis 28 Agustus 2025.

Tema renungan Katolik harii ini berjaga-jagalah.

Renungan Katolik hari ini disiapkan untuk hari Kamis biasa XXI, Peringatan Wajib Santo Agustinus, Uskup dan Pujangga Gereja, Santo Hermes, Martir, Santo Musa Hitam, Pengaku Iman, dengan warna liturgi putih.

Renungan Katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Kamis 28 Agustus 2025 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Renungan Katolik Kamis 28 Agustus 2025, Harus Selalu Waspada

 

Bacaan Pertama 1Tesalonika 3:7-13

“Semoga Tuhan membuat kamu berkelimpahan dalam kasih persaudaraan.”

Saudara-saudara, dalam segala kesesakan dan kesukaran kami menjadi terhibur oleh kamu dan oleh imanmu. Sekarang kami hidup kembali, asal saja kamu teguh berdiri di dalam Tuhan.

Sebab ucapan syukur apakah yang dapat kami persembahkan kepada Allah atas segala sukacita, yang kami peroleh karena kamu, di hadapan Allah kita?

Siang malam kami berdoa sungguh-sungguh, supaya kita bertemu muka dengan muka dan menambahkan apa yang masih kurang pada imanmu.

Kiranya Dia, Allah dan Bapa kita, dan Yesus, Tuhan kita, membukakan kami jalan kepadamu. Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu.

Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm. 90:3-4.12-13.14.17

Ref. Penuhilah kami dengan kasih setia-Mu, ya Tuhan, supaya kami bersukacita.

Engkau mengembalikan manusia kepada debu, hanya dengan berkata, “Kembalilah, hai anak-anak manusia!” Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin atau seperti satu giliran jaga di waktu malam.

Ajarlah kami menghitung hari-hari kami, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. Kembalilah, ya Tuhan, — berapa lama lagi? — dan sayangilah hamba-hamba-Mu!

Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita sepanjang hayat. Kiranya kemurahan Tuhan melimpah atas kami! Teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya perbuatan tangan kami, teguhkanlah!

Bait Pengantar Injil Matius 24:42a,44

Ref. Alleluya, alleluya, alleluya.

Berjaga-jaga dan bersiap-siaplah, sebab kalian tidak tahu bilamana Anak Manusia datang.

Bacaan Injil Matius 24:42-51

“Hendaklah kalian selalu siap siaga.”

Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.

Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.”Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk,

maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik 

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Salam sejahtera untuk kita semua. Pada hari ini, gereja memperingati Santo Agustinus dari Hippo, seorang Uskup dan Pujangga Gereja yang agung. Setelah masa muda yang penuh gejolak dan pencarian, Agustinus mengalami pertobatan yang mendalam dan menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Kekristenan. Tema "Berjaga-jagalah" mengajak kita untuk merenungkan tentang kesiapsiagaan rohani, kesetiaan dalam pelayanan, dan bagaimana kita dapat menantikan kedatangan Tuhan dengan hati yang tulus dan berjaga-jaga, seperti yang diteladankan oleh Santo Agustinus.

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Pada bacaan pertama dari 1 Tesalonika 3:7-13, Paulus mengungkapkan sukacitanya atas iman dan kasih jemaat di Tesalonika. Ia merasa terhibur di tengah segala kesesakan dan penderitaannya karena iman mereka. Paulus berdoa agar ia dapat segera mengunjungi mereka lagi untuk melengkapi apa yang masih kurang pada iman mereka. Ia juga berdoa agar Tuhan melimpahkan kasih mereka satu sama lain dan kepada semua orang, serta menguatkan hati mereka, sehingga tak bercacat dan kudus di hadapan Allah pada kedatangan Tuhan kita Yesus bersama semua orang kudus-Nya. Ini menunjukkan pentingnya saling menguatkan dalam iman dan mempersiapkan diri untuk kedatangan Tuhan. Dan dalam Injil Matius 24:42-51, Yesus memberikan perumpamaan tentang seorang tuan yang pergi ke luar negeri dan mempercayakan tugas kepada hamba-hambanya.

Hamba yang setia dan bijaksana akan memberikan makanan kepada teman-temannya pada waktunya. Berbahagialah hamba itu, jika tuannya mendapati ia melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Yesus menjanjikan bahwa tuan itu akan mengangkat dia menjadi pengawas seluruh harta miliknya. Namun, jika hamba itu jahat dan berpikir bahwa tuannya masih lama tidak datang, lalu mulai memukuli hamba-hamba lain dan makan minum bersama pemabuk-pemabuk, maka tuannya itu akan datang pada hari yang tidak disangkanya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, lalu membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertak gigi.

Santo Agustinus adalah contoh nyata dari seseorang yang mengalami pertobatan dan hidup dalam kesiapsiagaan rohani. Setelah masa muda yang penuh gejolak dan pencarian, Agustinus menemukan kebenaran dalam Kristus dan mengabdikan diri untuk melayani Allah dan Gereja. Ia menjadi seorang uskup yang bijaksana, teolog yang ulung, dan penulis yang produktif. Hidupnya adalah kesaksian tentang bagaimana kita dapat bertobat dari dosa-dosa kita dan hidup dalam kesetiaan kepada Allah.

Refleksi kita adalah tentang Kesiapsiagaan: Apakah kita hidup dengan kesadaran bahwa Kristus dapat datang kembali kapan saja? Apakah kita mempersiapkan diri untuk menyambut-Nya dengan hati yang tulus dan berjaga-jaga? Pelayanan: Apakah kita melakukan tugas yang telah dipercayakan kepada kita dengan setia dan bertanggung jawab? Apakah kita melayani dengan kasih dan kerendahan hati, seperti yang diteladankan oleh Yesus? Pertobatan: Apakah kita terbuka untuk mengakui dosa-dosa kita dan berbalik kepada Allah? Apakah kita membiarkan Roh Kudus mengubah hati dan pikiran kita?

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Pesan untuk kita, pertama: pada hari ini, marilah kita merenungkan panggilan untuk berjaga-jaga dan mempersiapkan diri untuk kedatangan Tuhan. Kedua, semoga kita diberi hikmat untuk mengenali kehendak-Nya dalam hidup kita dan kekuatan untuk melaksanakannya. Maka, mari kita berdoa agar kita selalu setia dalam pelayanan kita dan menjadi saksi yang hidup bagi kasih dan kebenaran Kristus di dunia ini, seperti Santo Agustinus yang setia. (Sumber iman katolik.com/adiutami.com/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved