Berita Ende

Kasus KONI Ende Hingga Laporan Akun Palsu Menunggu Penuntasan

Kasus tersebut diantaranya kasus dugaan korupsi hibah dana Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ende sebesar Rp 2,1 miliar yang mandek

Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Hilarius Ninu
TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO
KAPOLRES ENDE - Kapolres Ende yang baru, AKBP Yudhi Franata perdana diwawancarai wartawan terkait komitmennya memimpin Polres Ende, Kamis (8/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kasus tersebut diantaranya kasus dugaan korupsi hibah dana Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ende sebesar Rp 2,1 miliar yang mandek

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Baru hari pertama bertugas di NTT tepatnya di Polres Ende, Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata, Kamis (8/1/2026), langsung menerima laporan beberapa kasus yang masih menjadi pekerjaan rumah jajaran Polres Ende.

Kasus tersebut diantaranya kasus dugaan korupsi hibah dana Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ende sebesar Rp 2,1 miliar yang mandek kurang lebih empat tahun.

Selain kasus hibah dana KONI, kasus galian C  ilegal yang melibatkan tiga orang yakni YD, AD dan SI yang sudah ditetapkan sebagai tersangka namun hingga saat ini belum dilakukan penahanan dan belum ada kejelasan status kasus tersebut.

Kelanjutan kasus penganiayaan oknum anggota Polres Ende yang mengakibatkan seorang ODGJ di Kota Ende meninggal dunia juga masih menjadi pekerjaan baru AKBP Yudhi Franata.

 

 

 

Baca juga: Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata Minta Dukungan dan Kritik Masyarakat Bumi Pancasila

 

 

 

 

 

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved