MBG di Flores Timur

Program MBG Dongkrak Omzet Penjual Snack di Adonara Barat Flores Timur

Omzet pelaku UMKM snack meningkat tajam sejak terlibat dalam penyediaan makanan untuk Dapur MBG Waiwadan, Adonara Barat, Flores Timur.

Penulis: Paul Kabelen | Editor: Hilarius Ninu
TRIBUNFLORES.COM/PAULUS KABELEN
PENJUAL SNACK-Nelsi Helan (32), penjual snack di Waiwadan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, mengaku omzet bisnisnya meningkat jutaan berkat MBG, Senin (5/1/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak ekonomi signifikan bagi pelaku UMKM lokal di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, NTT.
  • Dapur MBG Waiwadan sendiri melayani 3.082 siswa dari 38 sekolah di Kecamatan Adonara Barat. Kebutuhan snack setiap hari Sabtu membuka peluang pasar baru bagi pelaku usaha kecil di wilayah tersebut.

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA- Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak ekonomi signifikan bagi pelaku UMKM lokal di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Dua penjual snack bakpao di Waiwadan, Nelsi Helan (32) dan Maria Ningsi (49), mengaku omzet usaha mereka meningkat tajam sejak terlibat dalam penyediaan makanan untuk Dapur MBG Waiwadan.

Dapur MBG Waiwadan sendiri melayani 3.082 siswa dari 38 sekolah di Kecamatan Adonara Barat. Kebutuhan snack setiap hari Sabtu membuka peluang pasar baru bagi pelaku usaha kecil di wilayah tersebut.

Sebelum ada MBG, pendapatan yang saya peroleh paling banyak Rp 200.000 lebih saja, sekarang saya bersyukur karena kami bisa terima hasil Rp 2 juta,” ungkap Ningsi, Senin, 5 Januari 2026.

 

Baca juga: BPBD NTT Distribusi Logistik Dasar, Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

 

 

Ningsi mengatakan, kehadiran MBG telah menciptakan pasar yang strategis bagi UMKM lokal. Hal itu ia rasakan saat mengikuti perayaan Natal dan Tahun Baru bersama di Dapur MBG Waiwadan.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Ferdinand Adobar Gemilang dan SPPG Waiwadan atas upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dampak serupa juga dirasakan Nelsi Helan (32). Perempuan berlatar pendidikan bisnis ini telah lima tahun merintis usaha, yang bermula dari berjualan kue ulang tahun.

Kini, Nelsi dipercaya untuk mengurusi penyediaan snack bagi siswa dalam program MBG setiap hari Sabtu di Kecamatan Adonara Barat.

 

Baca juga: Dinas P2KBP3A Flores Timur Dorong Ketahanan Keluarga Melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved