Berita Lembata
Gunung Lewotolok di Lembata Erupsi Disertai Gemuruh Lemah
Pos Pengamatan Gunung Api Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata NTT melaporkan telah terjadi erupsi Gunung Ili Lewotolok dengan tinggi kolom abu teramati
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pos-Pengamatan-Gunung-Api-Ili-Lewotolok-di-Kabupaten-Lembata-NTT.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Pos Pengamatan Gunung Api Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT melaporkan telah terjadi erupsi Gunung Ili Lewotolok dengan tinggi kolom abu teramati ± 400 m di atas puncak (± 1.823 m di atas permukaan laut) Selasa 21 Januari 2025 pukul 11:50 WITA.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 6 mm dan durasi ± 28 detik. Letusan disertai gemuruh lemah
Saat ini Gunung Ili Lewotolok berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Lainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Ili Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Kasus Istri Bunuh Suami di Manggarai Timur, Kapolres Sebut Asas Keadilan dan Kemanusiaan |
|
|---|
| BMKG: Sejumlah Wilayah di Indonesia Berpotensi Dilanda Hujan Lebat 21-23 Januari 2025 |
|
|---|
| Kasus Garap Paksa Anak di Bawah Umur di TTU NTT, Polisi Periksa Sejumlah Saksi |
|
|---|
| Ketika Siswa di Sikka NTT Menanti Makan Bergizi Gratis Program Prabowo-Gibran |
|
|---|