Injil Katolik Hari Ini
Injil Katolik Hari Rabu 17 September 2025 dan Mazmur Tanggapan
Mari simak Injil Katolik hari Rabu 17 September 2025. Injil katolik hari lengkap mazmur tanggapan dan renungan harian Katolik.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Simak-Teks-Misa-Malam-Natal-Sabtu-24-Desember-2022.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Injil Katolik hari Rabu 17 September 2025.
Injil katolik hari lengkap mazmur tanggapan dan renungan harian Katolik.
Rabu 17 September 2025 merupakan hari Rabu Biasa XXIV, Perayaan fakultatif Santo Robertus Bellarminus, Uskup dan Pujangga Gereja, Santa Hildegardis, Martir dengan warna liturgi hijau.
Adapun bacaan liturgi Katolik hari Rabu 17 September 2025 adalah sebagai berikut:
Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 17 September 2025, Membuka Hati Menerima Allah
Bacaan Pertama : 1Tim. 3:14-16
Semuanya itu kutuliskan kepadamu, walaupun kuharap segera dapat mengunjungi engkau. Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.
Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: "Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan."
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Syukur Kepada Allah.
Mazmur Tanggapan: Mzm 111:1-2,3-4,5-6
Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.
Besar perbuatan-perbuatan TUHAN, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya.
Agung dan bersemarak pekerjaan-Nya, dan keadilan-Nya tetap untuk selamanya.
Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan-Nya peringatan; TUHAN itu pengasih dan penyayang.
Diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya.
Kekuatan perbuatan-Nya diberitakan-Nya kepada umat-Nya, dengan memberikan kepada mereka milik pusaka bangsa-bangsa.
Bait Pengantar Injil : Yoh 6:64b.69b
Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah roh dan kehidupan. Pada-Mulah sabda kehidupan kekal.
Bacaan Injil : Lukas 7:31-35
Hikmat Allah dibenarkan oleh orang yang menerimanya.
Sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak, “Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini? Mereka sama dengan anak-anak yang duduk di pasar dan berseru-seru, ‘Kami meniup seruling bagimu, tetapi kalian tidak menari. Kami menyanyikan kidung duka, tetapi kalian tidak menangis.’
Sebab ketika Yohanes Pembaptis datang, dan ia tidak makan roti, dan tidak minum anggur, kalian berkata, ‘Ia kerasukan setan.’ Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kalian berkata, ‘Lihatlah, seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.’
Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya.”
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik
“Kepada siapa akan Kuberbandingkan orang-orang dari angkatan ini dan dengan siapa mereka itu sama? … Yohanes Pembaptis datang, ia tidak makan roti dan tidak minum anggur, dan kamu berkata: Ia kerasukan setan. Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kamu berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya.” (Luk 7:31-35).
Renungan
Injil hari ini menyingkapkan sikap keras hati manusia yang cenderung menolak kasih Allah dengan berbagai alasan. Orang-orang pada zaman Yesus menolak Yohanes Pembaptis karena hidupnya asketis dan keras, lalu mereka juga menolak Yesus karena Ia makan dan bergaul dengan orang berdosa. Apa pun cara Allah datang, hati yang tertutup akan selalu menemukan alasan untuk menolak-Nya.
Yesus mengingatkan bahwa hikmat sejati tidak diukur dari cara hidup yang tampak di luar, melainkan dari buah yang dihasilkan. Yohanes menunjukkan kesetiaan melalui pertobatan, Yesus menunjukkan kasih dengan mendekati orang berdosa. Keduanya adalah jalan Allah yang membawa manusia kembali pada keselamatan.
Di zaman modern ini, kita juga bisa jatuh dalam sikap serupa: sulit puas, mudah mengkritik, dan menutup diri terhadap karya Roh Kudus hanya karena tidak sesuai dengan selera atau cara pikir kita. Kadang kita menolak suara Tuhan karena datang lewat orang sederhana, situasi sulit, atau bahkan orang yang tidak kita sukai.
Yesus mengajak kita untuk membuka hati, menerima kasih Allah dalam berbagai cara-Nya hadir. Bukan soal “cara” tetapi soal kebenaran dan buah hidup yang ditunjukkan. Roh Kudus bekerja dengan cara yang sering tak kita duga, dan hanya hati yang rendah hati dan terbuka mampu mengenalinya.
Poin Permenungan
Apakah aku sering menolak suara Tuhan karena datang lewat orang atau cara yang tidak aku sukai?
Apakah aku membuka hati untuk menerima cara Allah berkarya dalam hidupku yang kadang tak sesuai harapanku?
Hikmat sejati terlihat dari buah hidup. Apakah hidupku menghasilkan buah kasih, pengampunan, dan kesetiaan?
Doa
Tuhan Yesus, bukalah hatiku agar tidak menolak kasih-Mu. Ajarilah aku untuk mengenali hikmat-Mu dalam setiap peristiwa dan orang yang Kau hadirkan. Semoga aku mampu menghasilkan buah hidup yang memuliakan nama-Mu. Amin. (Sumber the katolik.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Injil Katolik Hari Rabu 17 September 2025
Tribun Flores.com
Injil Katolik Hari Ini
Bacaan Injil hingga Mazmur Tanggapan
| Bacaan Liturgi Hari Ini Rabu 17 September 2025, Pesta Santo Robertus Bellarminus |
|
|---|
| Bacaan Injil Katolik Hari Ini Rabu 17 September 2025 dan Renungan Harian Katolik |
|
|---|
| Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini Rabu 17 September 2025 |
|
|---|
| Kalender Liturgi Katolik Hari Ini Rabu 17 September 2025, Pekan Biasa XXIV |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Rabu 17 September 2025, Membuka Hati Menerima Allah |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.