Rabu, 29 April 2026

Injil Katolik Hari Ini

Injil Katolik Hari Jumat 26 September 2025 dan Mazmur Tanggapan

Mari simak Injil Katolik hari ini Jumat 26 September 2025. Injil katolik hari ini lengkap mazmur tanggapan dan renungan harian Katolik.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Injil Katolik Hari Jumat 26 September 2025 dan Mazmur Tanggapan
TRIBUNFLORES.COM / GG
MISA - Pater Louis Jalang OCD saat membaca Injil di Nonggu,Januari 2025.Mari simak Injil Katolik hari ini Jumat 26 September 2025. Injil katolik hari ini lengkap mazmur tanggapan dan renungan harian Katolik. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Injil Katolik hari ini Jumat 26 September 2025.

Injil katolik hari ini lengkap mazmur tanggapan dan renungan harian Katolik.

Jumat 26 September 2025 merupakan hari Jumat Biasa XXV, Perayaan fakultatif Santo Kosmas dan Damianus, Martir, Santo Siprianus dan Yustina, Martir dengan warna liturgi hijau.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Jumat 26 September 2025 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 26 September 2025, Siapa Aku Bagimu?

 

Bacaan Pertama : Hagai 2:1b-10

Sedikit waktu lagi maka Aku akan memenuhi rumah ini dengan kemegahan.

Pada tahun kedua pemerintahan Raja Darius, pada tanggal 21 bulan ketujuh, datanglah sabda Tuhan dengan perantaraan Nabi Hagai, bunyinya, “Katakanlah kepada Zerubabel bin Sealtiel, bupati Yehuda, dan kepada Yosua bin Yozadak , imam besar, dan kepada sisa bangsa Israel, demikian, “Masih adakah di antara kalian yang dahulu melihat rumah Tuhan dalam kemegahannya yang semula? 

Dan bagaimanakah kalian lihat keadaannya sekarang? Bukankah keadaannya yang sekarang kamu katakan sama sekali tidak berarti? Tetapi sekarang kuatkanlah hatimu, hai Zerubabel, demikianlah sabda Tuhan, kuatkanlah hatimu, hai Yosua bin Yozadak, imam besar. Kuatkanlah hatimu, hai segala rakyat negeri, demikianlah sabda Tuhan. 

Bekerjalah, sebab Aku ini menyertai kalian,” demikianlah sabda Tuhan semesta alam, “sesuai dengan janji yang telah Kuikat dengan kalian pada waktu kalian keluar dari Mesir. Dan Roh-Ku tetap tinggal di tengah-tengahmu. Janganlah takut!” Dan beginilah sabda Tuhan semesta alam, “Sedikit waktu lagi Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat. Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga harta benda semua bangsa datang mengalir. 

Maka Aku akan memenuhi rumah ini dengan kemegahan. Sebab milik-Kulah perak dan emas, demikianlah sabda Tuhan semesta alam. Maka kemegahan rumah ini nanti akan melebihi kemegahannya yang semula, sabda Tuhan semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mazmur : 43:1.2.3.4

Ref. Berharap dan bersyukurlah kepada Allah, penolong kita.

Berikanlah keadilan kepadaku, ya Allah, dan perjuangkanlah perkaraku terhadap kaum yang tidak saleh! Luputkanlah aku dari penipu dan orang curang!

Sebab Engkaulah Allah tempat pengungsianku. Mengapa Engkau membuang aku? Mengapa aku harus hidup berkabung di bawah impitan musuh?

Suruhlah terang dan kesetiaan-Mu datang, supaya aku dituntun, dibawa ke gunung-Mu yang kudus dan ke tempat kediaman-Mu!

Maka aku dapat pergi ke mezbah Allah, menghadap Allah sukacita dan kegembiraanku, dan bersyukur kepada-Mu dengan kecapi, ya Allah, ya Allahku!

Bait Pengantar Injil: Markus 10:45

Anak Manusia datang untuk melayani dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang.

Bacaan Injil: Lukas 9:18-22

Engkaulah Kristus dari Allah. Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan.

Jawab mereka: “Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.” Yesus bertanya kepada mereka: “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” 

Jawab Petrus: “Mesias dari Allah.” Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapapun. Dan Yesus berkata: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik 

Dalam bacaan Injil hari ini, kita mendengar momen yang sangat penting dalam pelayanan Yesus. Ia bertanya kepada para murid-Nya:

“Menurut orang banyak, siapakah Aku ini?”

Mereka menjawab, “Yohanes Pembaptis, Elia, atau salah satu nabi yang dahulu hidup kembali.”

Lalu Yesus menoleh langsung kepada para murid-Nya:

“Menurut kamu, siapakah Aku ini?”
Petrus dengan tegas menjawab:

“Engkau adalah Mesias dari Allah.”
Namun, Yesus justru melarang mereka untuk menceritakan hal itu kepada siapa pun, lalu menubuatkan penderitaan-Nya: Ia harus menanggung banyak hal, ditolak, dibunuh, dan pada hari ketiga bangkit.

1. Pertanyaan yang Mengguncang Hati

Pertanyaan Yesus ini bukan sekadar untuk para murid dua ribu tahun lalu, tetapi juga ditujukan kepada kita masing-masing hari ini. “Menurut kamu, siapakah Aku ini?”

Pertanyaan ini sangat pribadi. Ia tidak bertanya, “Apa kata orang tentang Aku?” melainkan “Siapa Aku bagimu?”

Banyak orang mengenal Yesus hanya sebagai tokoh sejarah, seorang nabi, guru moral, atau bahkan sekadar simbol agama. Tetapi bagi kita orang beriman, Yesus adalah Mesias, Putra Allah yang hidup, yang menyelamatkan kita.

2. Dari Pengetahuan Menuju Relasi

Petrus menjawab dengan benar, namun perjalanan imannya belum selesai. Setelah pengakuan ini, kita tahu bahwa Petrus masih sering jatuh, menyangkal Yesus, bahkan gagal memahami jalan salib. Artinya, iman bukan sekadar pengetahuan intelektual, melainkan relasi yang hidup.

Kita pun dipanggil bukan hanya tahu tentang Yesus, tapi sungguh mengalami-Nya dalam doa, Sakramen, dan kehidupan sehari-hari.

3. Mesias yang Menderita

Jawaban Yesus setelah pengakuan Petrus sangat mengejutkan. Yesus tidak langsung berbicara tentang kemenangan, kemuliaan, atau kerajaan duniawi. Ia justru menyingkapkan bahwa Ia akan ditolak, menderita, bahkan dibunuh.

Ini menggoncangkan harapan murid-murid yang mengira Mesias akan datang sebagai raja perkasa. Yesus menunjukkan bahwa jalan keselamatan adalah jalan salib.

4. Refleksi untuk Kita

Pertanyaan Yesus hari ini bisa kita renungkan:

Siapa Yesus bagiku dalam hidup sehari-hari?
Apakah aku hanya mengenal Yesus dari cerita orang atau sungguh menghidupi relasi pribadi dengan-Nya?
Apakah aku siap mengikuti Yesus dalam jalan salib, bukan hanya dalam kemuliaan?
Kadang kita lebih suka Yesus yang penuh mukjizat, yang memberi berkat, dan yang memudahkan hidup kita. Namun Injil hari ini mengingatkan bahwa iman sejati juga berarti kesiapan memikul salib bersama Kristus.

5. Doa

Tuhan Yesus, Engkau bertanya kepadaku: “Siapakah Aku ini?” Aku ingin menjawab seperti Petrus: “Engkau adalah Mesias, Putra Allah.”

Namun aku juga sadar betapa sering aku jatuh dalam kelemahan. Kuatkan imanku agar aku bukan hanya mengenal-Mu lewat kata-kata, tetapi sungguh mengasihi-Mu dan mengikuti jalan salib-Mu. Amin. (sumber the katolik.com/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved